- Persija Jakarta mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 12 September 2026.
- Gol kemenangan Persija dicetak oleh Alexander Jeremejeff dan Ivan Mamut, sementara Persib sempat membalas lewat Balsa Sekulic.
- Pelatih Persib Igor Tolic menyatakan timnya sempat tertekan sebelum akhirnya tampil lebih berani pada tiga puluh menit terakhir pertandingan.
Suara.com - Persib Bandung harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dalam laga pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026) sore. Menariknya, selebrasi kemenangan Persija disebut pelatih Persib Igor Tolic seperti menjuarai Liga Champions.
Dalam pertandingan yang disaksikan hampir 60 ribu The Jakmania itu, Persib takluk 1-2. Macan Kemayoran unggul lebih dahulu usai Alexander Jeremejeff mencatatkan namanya di papan skor.
Maung Bandung sempat menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic, sebelum Ivan Mamut memastikan kemenangan Persija jelang pertandingan berakhir.

Selepas laga, Igor Tolic mengucapkan selamat kepada Persija. Menurut juru taktik asal Kroasia itu, Persija seperti menjuarai Liga Champions karena sudah lama tak menang atas Persib.
"Secara keseluruhan, sekali lagi, selamat untuk Persija. Bagi mereka, pertandingan ini seperti final Liga Champions," kata Tolic usai laga.
"Sudah cukup lama mereka tidak menang atas kami. Hari ini mereka sedikit lebih beruntung dan pantas meraih kemenangan," jelasnya.
Lebih lanjut, Tolic mengakui timnya telat panas di laga ini. Selama 60 menit duel berlangsung, Maung Bandung tampil dalam tekanan pemain-pemain Persija.
Tetapi, kelengahan membuat Persib pada akhirnya kejebolan di menit-menit akhir pertandingan.
"Dalam 60 menit pertama, kami, bisa dibilang, tidak bermain dengan baik. Kemudian, dalam 30 menit terakhir, ketika kami melakukan beberapa perubahan, kami menunjukkan bagaimana seharusnya kami bermain dalam pertandingan seperti ini," ucap Tolic.
"Saya pikir dalam 30 menit terakhir kami bermain lebih berani, kami ingin mencetak gol, melakukan pressing, berlari, meminta bola, dan berani mengambil risiko,' pungkasnya.