- Campus League memasok talenta timnas dan menyumbang 85 persen peserta pemusatan latihan putri tahun 2025.
- Universitas Negeri Yogyakarta mengawinkan gelar juara putra dan putri di Regional Yogyakarta pada Selasa, 27 Oktober 2026.
- Kompetisi futsal ini akan melanjutkan rangkaian pertandingan ke Bandung dan Jabodetabek pada November mendatang.
Suara.com - Campus League berperan dalam memasok pemain berbakat untuk Timnas Futsal Indonesia. Kompetisi antarkampus ini bekerja sama dengan pelatih Timnas Futsal Indonesia putra, Héctor Souto, dan pelatih timnas putri, Luis Estrela, dalam pengembangan talenta.
Head of Competition & Talent Development Campus League, Dave Leopold, mengungkapkan bahwa kompetisi tersebut menjadi salah satu jalur pembinaan pemain yang berkontribusi terhadap kebutuhan tim nasional.
“Kami di Campus League bekerja sama dengan head coach timnas futsal putra, Héctor Souto dan timnas putri, Luis Estrela," terang Dave.
Ia juga menyebut kontribusi Campus League terlihat dari komposisi peserta pemusatan latihan (training camp/TC) futsal putri pada 2025.
"Tahun 2025, sekitar 85 persen training camp futsal wanita itu dari Campus League,” pungkasnya.
UNY Kawinkan Gelar Juara di Regional Yogyakarta
![Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil mengawinkan gelar juara kategori putra dan putri setelah mengalahkan Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada partai final di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, UII, Selasa (27/10/2026). [Dok. Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/28/98623-futsal.jpg)
Peran Campus League dalam pengembangan pemain turut terlihat melalui persaingan di Regional Yogyakarta 2026.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil mengawinkan gelar juara kategori putra dan putri setelah mengalahkan Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada partai final di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, UII, Selasa (27/10/2026).
Tim putri UNY menang tipis 1-0 berkat gol Khansa Naila Syakira pada menit keenam. Sementara itu, tim putra tampil dominan dengan meraih kemenangan 6-0 atas UNNES.
Kapten tim putra UNY, Tegar Abdinugraha, turut meraih gelar top scorer setelah mencetak delapan gol sepanjang turnamen regional.
Meski sukses meraih gelar juara, pelatih tim putri UNY, Ghanda Farrell Ibrahim, menilai masih ada aspek yang perlu diperbaiki, terutama kondisi fisik dan efektivitas penyelesaian akhir.
“Pertama, kemampuan fisik penting ditingkatkan lagi dengan menyeimbangkan kegiatan para student-athlete ketika kuliah," ulas Ghanda memberikan catatan evaluasinya.
"Kedua, efektivitas gol, kadang kami menang tipis, kadang banyak skor," lanjut sang pelatih.
"Di semifinal dan final regional, kami masih ‘hemat’ gol, itu PR besar kami untuk meningkatkan rasa percaya diri tim putri saat beraksi di arena,” tegasnya.
Campus League Jadi Ajang Mengasah Mental Kompetitif