SuaraCianjur.id- Penderita diabetes biasanya tidak boleh mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kadar manis terlalu tinggi. Satu diantaranya adalah meminum madu.
Melansir dalam kanal Youtubenya, dr.Zaidul Akbar mengatakan jangan samakan madu dengan gula pasir.
Gula pasir mengandung glukosa, sedangkan madu tidak hanya mengandung gula. Ada senyawa-senyawa lain yang terkandung dalam madu seperti vitamin, mineral, enzim, amino, dan air.
Madu merupakan produk ciptaan Allah SWT. Maka harus ada keyakinan dari diri seseorang bahwa madu memiliki keberkahan, kebaikan, dan manfaat didalamnya.
Lebih lanjut, dr. Zaidul Akbar mengatakan jika dalam Al-Qur’an surah AN-Nahl, Allah SWT mengatakan jika apa yang terkandung dalam madu terdapat sebuah manfaat untuk kesehatan tubuh.
"Bahkan dalam hadist, Nabi mengatakan bahwa kesembuhan itu ada tiga hal, yang pertama itu adalah meminum madu," ucapnya.
“Minumlah dengan hati yang tenang, bahagia, dan dengan mengharap kesembuhan kepada Allah SWT,” tegasnya.
Secara literasi atau ilmu pengetahuan, madu mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Dengan demikian, batasi mengkonsumsi madu.
Bahkan dr. Zaidul akbar menyarankan mulailah mengkonsumsi madu sedikit-sedikit, dengan takaran satu sendok makan atau teh dalam satu hari.
Baca Juga: Usai Kalah dari Dinamo Zagreb di Liga Champions, Chelsea Ucapakan Terima Kasih untuk Thomas Tuchel
“Jika tubuh tidak merasakan lemas setelah minum madu, itu tidak masalah,” ungkapnya.
Zaidul Akbar juga menyarankan, jika meminum madu terasa berat diserap oleh tubuh kita, minumlah dengan dicampurkan air putih.
Hal ini membuat madu lebih mudah diserap ke dalam tubuh kita, dengan kadar gula yang tidak terlalu tinggi karena sudah tercampur oleh air.
Kontributor: M. Syaoqi Anan