Sementara itu, Wakil Direktur Pamobvit Polda Jabar, AKBP Yulian menyampaikan bahwa kepolisian juga turut mendukung dan memberikan edukasi kepada warga melalui promosi dibidang pariwisata.
Karena, pencak silat ini bukan hanya olahraga namun juga seni budaya.
“Kami mendorong bagaimana menduniakan pencak silat. Ini bukan tugas yang mudah, ini tugas yang memerlukan sinergi dari semua pihak. Mulai dari pemerintah, dari insan-insan pelaku kegiatan pencak silat kemudian tokoh-tokoh pendidikan,” ujarnya.
"Semua harus sinergi bagaimana pencak silat mendunia. Jadi, jangan kalah, kita justru harus mendapatkan benavit dari akar budaya kita sendiri yaitu pencak silat," imbuhnya
Yulian mengatakan, Direktorat Pamobvit membina kawasan-kawasan wisata. Menurutnya sekarang adalah masa pemulihan ekonomi setelah Covid-19, salah satu daya tarik turis datang di Jawa Barat adalah pencak silat ini.
“Kita sinergikan, kalau orang sudah kenal pencak silat, maka orang akan sayang senang dan sudah tentu dia bangga. Kebayang kalau orang Indonesia bangga dengan pencak silat kita tidak akan kekurangan atlet-atlet pencak silat dan kalau pencak silat ini masuk ke negara negara lain bisa mendunia ini akan mendatangkan devisa buat negara kita." pungkasnya.