Temuan Peluru Antik
![Proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J yang digelar oleh Polri beberapa waktu lalu. [Foto Istimewa / Tangkapan Layar Polri TV]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/09/10/1-proses-rekonstruksi-pembunuhan-brigadir-j-yang-digelar-oleh-polri-beberapa-waktu-lalu.png)
Sementara itu, penemuan di TKP penembakkan Brigadir J ada tiga jenis peluru yang awalnya hanya ditemukan dua senjata yakni jenis Glock-17 dan HS.
Kemudian peluru jenis lain yang keluar dari pistol berbeda turut ditemukan, dengan kode pin 9 CA, 14 peluru berkode S&B, dan terbaru satu peluru berkode LZ Luger 9mm.
Peluru dengan kode LZ Luger 9mm diduga berasal dari pistol antik Luger. Harganya pun sangat fantastis mahal.
Temuan jenis senjata antik jenis Luger ini dalam kasus pembunuhan Brigadir J bukanlah pistol biasa. Pistol ini muncul tahun 1900-an. Senjata ini terkenal dan dipakai oleh Kekaisaran Jerman di tahun 1904.
Hingga pada tahun 1908 pistol yang dijuluki Parabellum-Pistole ini, diperkenalkan sebagai pistol organik Kekaisaran Jerman. Yang paling dikenala kalau jenis pistol yang satu ini kerap duginakan oleh para perwira NAZI dulu.
Namun temuan peluru antik ini masih menjadi siapa tuan pemilik sebenarnya dan kenapa peluru tersebut ada ditemukan di TKP pembunuhan Brigadir J.