Kenali Chemsex Aktifitas Seksual di Bawah Pengaruh Obat, Baiknya Hindari Aktifitas Berbahaya Ini

Suara Cianjur | Suara.com

Selasa, 27 September 2022 | 11:55 WIB
Kenali Chemsex Aktifitas Seksual di Bawah Pengaruh Obat, Baiknya Hindari Aktifitas Berbahaya Ini
Ilustrasi Narkoba (freeimages) (Foto Ilustrasi / Freepic)

SuaraCianjur.id- Berhati-hatilah dengan perilaku chemsex, sebuah aktivitas seksual di bawah pengaruh obat-obatan terlarang, terkadang juga dilakukan dengan banyak teman tidur. Dampaknya sangat berbahaya.

Efek yang ditimbulkan para pakar kesehatan dari chemsex ini sangat dikhawatirkan. Karena perilaku seks tersebut dapat meningkatkan risiko penyebaran HIV/AIDS.

Praktik chemsex umumnya dilakukan oleh pria homoseksual. Mereka menggunakan kombinasi berbagai obat, seperti mephedrone, GHB, GBL, dan sabu.

Cara tersebut bisa membuat mereka melakukan hubungan seks selama berjam-jam bahkan hingga berhari-hari.

Penelitian oleh para pakar kesehatan seksual BMJ bagi mereka para pelaku chemsex, tidak hanya berisiko terkena penyakit menular seksual, tapi juga kerusakan mental yang amat serius karena ketergantungan dari obat.

Para penulis mengacu pada Chemsex Study yang dilakukan di Inggris. Studi ini menggunakan data survei internet dari laki-laki Eropa, yang berhubungan seks dengan laki-laki.

Tercata ada sekitar 1,142 responden yang berada di wilayah London yakni di Lambeth, Soutwark, dan Lewisham. Laporan Independent menyebut, sekitar seperlima responden, mengaku melakukan chemsex dalam waktu lima tahun terakhir.

Satu dari sepuluh responden, melakukannya empat minggu terakhir. Laporan itu menunjukkan kalau aktifitas chemsex dilakukan minoritas laki-laki homoseksual.

Mengutip dari laman instagram @tabu.id, pada hari Rabu (27/9/2022), banyak orang melakukan ini dengan alasan untuk menambahkan kesenangan dan sensasi fisik ketika sedang melakukan hubungan seksual.

Para pelaku chemsex ini juga beralasan untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengatasi masalah dalam kehidupan seks dan harga dirinya. Padahal ada dampak buruk yang sedang mengintai mereka dibalik kesenangan sesaat tersebut.

Beberapa dampak bagi orang yang melakukan Chemsex seperti:

1.Sensasi melakukan chemsex itu merasakan kebebasan dan mengabaikan menggunakan kondom

2.Merusak kesehatan mental seperti, kecemasan, depresi, paranoia dan halusinasi)

3.Berbahaya untuk kesehatan fisik seperti jantung dan otak.

4.Rentang kekerasan seksual.

Ada baiknya hindari untuk melakukan aktifitas ini demi keselamatan dan kesehatan diri sendiri dan orang banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angka Terbesar Penderita HIV/AIDS di Cianjur Ternyata dari Gay , Pemkab Diminta Lakukan Deteksi Dini

Angka Terbesar Penderita HIV/AIDS di Cianjur Ternyata dari Gay , Pemkab Diminta Lakukan Deteksi Dini

| Kamis, 01 September 2022 | 10:30 WIB

Wagub Jabar Bilang Poligami Solusi Tekan HIV/AIDS Cuma Naikin Popularitas, Bikin Polemik Publik

Wagub Jabar Bilang Poligami Solusi Tekan HIV/AIDS Cuma Naikin Popularitas, Bikin Polemik Publik

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 09:06 WIB

Solusi Wagub Jabar Soal Fenomena Banyak IRT Tertular HIV/AIDS:  Poligami, Agama Beri Lampu Hijau Asal Adil

Solusi Wagub Jabar Soal Fenomena Banyak IRT Tertular HIV/AIDS: Poligami, Agama Beri Lampu Hijau Asal Adil

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 15:51 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB