Dalam pertandingan tersebut Arema FC yang bertindak selaku tuan rumah harus takluk dari Persebaya dengan skor 2-3.
Buntut dari kekalahan SIngo Edan itu, membuat para suporter merangsek masuk ke area lapangan. Kerusuhan semakin menjadi, ketika sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya.
Saat tu petugas keamanan dari Polri dan TNI, sedang berusaha menghalau para suporter hingga akhirnya, gas air mata dilepaskan.
Sebanyak 125 orang dinyatakan tewas dan belum ada penambahan. Dilaporkan juga sebanyak 323 orang mengalami luka pada peristiwa itu. (Antara)