SuaraCianjur.id- Taman Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Kota Bandung tergerus aliran air. Sebanyak 25 makam tergerus oleh air Kali Cilimus yang meluap.
Hal itu terjadi karena hujan deras yang mengguyur Kota Bandung, pada Selasa (4/10/2022) siang.
"Ada 25 makam yang terdampak," kata Kapolsek Cicendo Kompol Sadewo, ketika dihubungi.
Kompol Sadewo menjelaskan, kejadian tersebut berawal ketika curah hujan yang deras sekitar pukul 14.37 WIB.
Air kali Cilimus meluap karena tidak dapat menampung debit air yang berlebih. Hal tersebut menyebabkan kirmir yang terdapat di pinggiran kali kali mengalami longsor.
"Kurang lebih panjang Kirmir yang tergerus sepanjang 30 meter," terangnya.
![Taman Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Kota Bandung tergerus aliran air. [Foto Istimewa]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/10/04/2-taman-pemakaman-umum-tpu-sirnaraga-kota-bandung-tergerus-aliran-air.jpeg)
Dirinya menyebut dari 25 makan yang terkena dampak ada 18 diantaranya yang harus diperbaiki. Sementara itu sebanyak tujuh makam lainnya perlu dilakukanevakuasi secepatnya.
"Kita menunggu pendataan dari ahli waris, untuk evakuasi. Tujuh makan tersebut dua diantaranya jasad anak kecil dan lima lainnya dewasa,” jelas dia.
Kapolsek menyebut jika kondisi jenazah dari makam yang tergerus itu dalam kondisi yang baik.
“Kondisinya (jenazah) baik, hanya ada beberapa yang dapat terlihat langsung, seperti ada yang terlihat bagian kepalanya,"jelasnya.
Kini kepolisian bersama dengan dinas terkait dari Pemkot Bandung sudah berjaga dan melakukan pendataan ahli waris untuk dilakukan pemindahan jenazah.
"Jenazah masih berada ditempat yang sama (dalam makam), menunggu ahli waris," jelasnya.