Sementara itu, pihak dari Pemkot Surabaya menyatakan siap untuk melakukan perbaikan dan renovasi di Stadion GBT supaya bisa memnuhi standar FIFA.
Menurut Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sambil emnunggu Kepres akan melakukan hal itu demi lancarnya penyelenggaraan kompetisi sepak bola dunia itu.
"Anggaran renovasinya menunggu Kepres, pastinya kualitas rumputnya seperti apa, per meternya berapa, sudah ditentukan dalam Kepres dan kami menunggu saja," kata dia.
Tak hanya soal rumput, beberapa bagian lainnya juga turut dilakukan renovasi demi menunjang keselamatan para penonton nanti.
"Seluruh renovasi nantinya akan diawasi langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Mungkin juga FIFA akan mengawasinya karena sudah berkantor di Jakarta," katanya.
Sumber: Suara.com / Antara