Korban Meninggal dari Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah Lagi, Dirawat 16 Hari Kondisi Sejak Awal Kritis

Suara Cianjur

Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:55 WIB
Korban Meninggal dari Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah Lagi, Dirawat 16 Hari Kondisi Sejak Awal Kritis
mural tragedi Kanjuruhan, mural usut tuntas, tragedi kanjuruhan (Foto Istimewa / Suara.com / ANTARA FOTO - Ari Bowo Sucipto/rwa)

SuaraCianjur.id- Jumlah Korban meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan Malang kembal bertambah satu orang. Jadi total seluruhnya tercatat sudah tercatat ada 133 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar, dr. Kohar Hari Santoso, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (18/10/2022).

Dirinya menyampaikan jika korban mengalami penurunan kesadaran dan kondisi, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 13.20 WIB.

"Ada satu lagi korban dari tragedi Kanjuruhan yang sudah kami rawat sejak hari kejadian. Tadi ada penurunan kesadaran dan kondisi, kami sudah coba perbaiki tapi terakhir pukul 13.20 WIB kami nyatakan sudah meninggal," terang Kohar, seperti dikutip dari Suara.com.

Korban meningeal dunia itu bernama Andi Setiawan dengan usia 33 tahun. Korban seorang warga di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Satu diantara tim dokter anestesi dan ICU RSUD Saiful Anwar Malang, bernama dr.Eko Nofiyanto turut mengatakan, soal kondisi pasien itu masuk dalam perawatan rumah sakit di tanggal 2 Oktober 2022. Saat itu masuk pada pukul 03.00 WIB, dengan kondisi yang kritis.

"Saat itu pasien masuk dengan kondisi kritis dengan penurunan kesadaran, ada cedera di beberapa tempat," terang Eko.

Eko juga menjelaskan ada sejumlah trauma yang dialami oleh para korban. Memar di paru-paru, kemudian ada patah tulang iga dan tulang paha sebelah kanan.

Dengan kondisi tersebut korban dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) dengan pengawasan secara penuh. Hal itu sudah dilakukan kepada pasien sejak hari pertama masuk perawatan.

baca juga

Selama menjalani perawatan di rumah sakit tepatnya 16 hari dirawat di ruang ICU tidak kondisinya tak stabil dan kritis.

"Sejak datang hingga terakhir pasien dirawat di ICU. Penyebab kematian ada multi-trauma yang dialami," terangnya.

Pihak rumah sakit sudah melakukan sejumlah langkah untuk merawat pasien tersebut. Dengan membantu pernafasan pasien pakai alat bantu untuk menjamin ketersediaan oksigennya.

Hanya saja kondisi pasien yang masih belum stabil menyebabkan tim dokter tidak bisa melakukan tindakan operasi.

Sehingga dalam penanganan selama 16 hari itu tim medis fokus terhadap pengobatan dari trauma yang dialami korban.

"Saat pasien kita rawat, kondisinya tidak stabil. Jadi, masih belum memungkinkan untuk tindakan operasi," terangnya.

Sumber: Suara.com 

Artikel ini sudah tayang di Suara.com dengan judul artikel: Tambah Lagi, Korban Kanjuruhan yang Meninggal Dunia Jadi 133 Orang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Sebut Stadion Kanjuruhan Bakal Diruntuhkan: Kita Bangun Lagi Sesuai Standar FIFA

Jokowi Sebut Stadion Kanjuruhan Bakal Diruntuhkan: Kita Bangun Lagi Sesuai Standar FIFA

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:46 WIB

Jokowi: FIFA akan Investasi dalam Banyak Hal di Indonesia

Jokowi: FIFA akan Investasi dalam Banyak Hal di Indonesia

Bola | Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:42 WIB

Poin Pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden FIFA, Kaji Ulang Pemangku Kepentingan Sepak Bola Indonesia

Poin Pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden FIFA, Kaji Ulang Pemangku Kepentingan Sepak Bola Indonesia

Cianjur | Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:39 WIB

Terkini

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×