SuaraCianjur.id- Organ paru-paru adalah bagian terpenting dalam tubuh makhluk hidup khususnya manusia.
Namun manusia hamor merupakan cara merawat kesehatan dari paru-paru. Termasuk beberapa oragn tubuh lainnya.
Tak sedikit manusia mengkonsumsi sesuatu yang bisa membuat paru-paru jadi menghitam akibat makana jin.
Melansir dalam akun Youtube dr.Zaidul Akbar Official, Selasa (1/11/2022), diketaui kalau jin menyukai sesuau yang dikonsumsi oleh manusia.
Kata dr.Zaidul Akbar pernah ada seorang ustadz sedang melakukan ruqiah kepada orang yang diganggu oleh jin. Setelah itu ustadz tersebut memberikan pasiennya sebuah makanan jenis tempe dan kurma.
Kemudian setelah ruqiah dilakukan kata dr.Zaidul Akbar berekasi hingga membuat dirinya heran dan bertanya soal hal itu.
“Saya ditanya kok dikasih makan tempe dan kurma ada reaksinya kemudian ustadz itu bilang karena jin tidak suka makanan sehat. Saya tanya lagi memang apa makanan favorit jin, ustadz itu jawab asap rokok,” jelas dr. Zaidul Akbar .
Menurut dr.Zaidul Akbar ada yang bilang seseorang yang menjadi perokok aktif adalah orang-orang yang masuk golongan awet muda. Tapi hal itu hanya sebuah mitos saja.
“Perokok itu awet muda loh, tidak pernah sampai tua, mati duluan,” kata dr.Zaidul Akbar.
Baca Juga: Tips Kesehatan Ala dr.Zaidul Akbar, Lakukan Puasa Air Cara Paling Tinggi Buang Racun Dalam Tubuh
Ada solusi bagi bagi paru-parunya orang yang menjadi perokok aktif, kata dr.Zaidul Akbar. Konsumi rutin jenis buah yang satu ini, karena mengandung khasiat yang tinggi dalam mengeluarkan racun dalam tubuh.
“Kenapa buah ini hijau karena ini pertanda jika buah ini anti racun, kandungan detoxnya tinggi,” terang dr.Zaidul Akbar.
Buah yang dimaksud dr.Zaidul Akbar adalah kelapa hijau. Karena kandungan air kelapa hijau sangat baik utnuk proses detoxifikasi.
Maka dari dr. Zaidul Akbar menyarankan supaya perokok untuk banyak-banyak mengkonsumsi air kelapa hijau agar mengembalikan kondisi paru-paru.
“Untuk para perokok yang ingin bersih-bersih tubuh banyakin deh minum air kelapa, Insya Allah racunnya akan hilang. Tentu merokoknya harus berhenti juga,” imbau dr.Zaidul Akbar. (*)