SuaraCianjur.id- Mantan personel dari Band Kerispatih bernama Doadibadai Hollo atau yang akrab disapa Badai memberikan pesan tegas untuk mantan bandnya, Kerispatih, termasuk Sammy Simorangkir.
Mereka kata Badai dilarang membawakan lagu ciptannya tanpa izin. Larangan itu tertuang dalam sebuah surat terbuka yang diunggah ke jagat maya.
Badai mengatakan kalau hasil karyanya masih digunakan saat manggung oleh mantan band dan Sammy.
"Karya saya masih dipakai untuk berkolaborasi dan kegiatan manggung, sebut saja Kerispatih dan Sammy Simorangkir," ucap Badai, seperti dikutip dari akun Tiktok @badaithepianoman, Selasa (1/11/2022).
Badai menegaskan kalau lagu dari hasil ciptannya sendiri dilarang untuk dibawakan tanpa seizin darinya.
Bahakn menruut Badai melarang untuk dibawakan di atas panggung dalam bentuk reunian atau kolaborasi Kerispatih dan Sammy Simorangkir. Semuanya harus ada izin dari Bada. Karena hal itu merupakan haknya sebagai pemilik karya.
"Saya mohon maaf, saya harus melakukan ini karena menurut saya ini adalah hak saya sebagai pemilik lagu tunggal, dari semua lagu-lagu yang ada di album Kerispatih ketika masih bersama Sammy Simorongkir. Atau yang kini bersama dengan Fandy Santoso," jelas Badai.
Ketika itu tanggal 4 Juli 2021 Kerispatih dan telah membubuhkan tanda tangan dalam ssebuah surat perjanjian kerjasama karya cipta.
Suart tersebut adalah sebuah kesepakatan bagi Kerispatih utuk membawakan lagu-lagunya sebagai band tunggal
"Kontrak ini hanya untuk kebutuhan off air Kerispatih, sebagai band tunggal band tidak melakukan kolaborasi," terang Badai.
Bahkan Badai cuma memberikan izin kepada Kerispatih untuk membawakan sebanyak 20 judul lagu dari hasil ciptaannya, dan itu pun sudah ditentukan oleh Badai sendiri.
"Di luar 20 lagu itu saya tidak izinkan untuk dibawakan oleh yang bersangkutan,” kata Badai.
Menurutnya pemilihan 20 lagu itu sudah menjadi kebijaksaan dari Badai sendir. Sisanya kata dia harus dilindungi oleh Badai dan utnuk digunakan sebagai proyeknya ke depan. (*)