SuaraCianjur.id- Hati-hati memanggil teman kerja dengan panggilan yang mesra karena hal itu bisa menjadi pemicu awal perselingkuhan seseorang.
Hal itu dikatakan oleh pakar Seksolog Dokter Boyke Dian Nugraha. Ada baiknya untuk muali saat ini berhati-hati memanggil rekan kerja dengan panggilan mesra.
Pintu perselingkuhan akan terbuka lebar jika seseorang kerap memanggil rekan kerja lawan jenisnya dengan begitu mesra.
"Ke teman (lawan jenis) seperti panggilan say, beb, cin dan sebagian orang memang sudah biasa memanggil atau menulis di aplikasi messenger, apalagi sudah akrab kerja satu kantor, misalnya 'cin tungguin dong' atau 'mau makan di mana'," ungkap dr Boyke, melasnir Antara, Sabtu (5/11/2022).
Namun bisa jika kebiasaan it uterus dilakukan, kata dr.Boyke bukan tidak mungkin aka nada kneksi hubungan yang menjurus ke perselingkuhan, apalagi bagi pasangan yang sudah memiliki hubungan pernikahan.
Kata dr.Boyke hal itu bisa disebut dengan "perselingkuhan kering".
"Perselingkuhan kering itu, perselingkuhan menggunakan kata-kata mesra berkomunikasi sehari-hari dan juga di aplikasi perpesanan," jelas dr.Boyke.
Perselingkuhan kering biasanya terjadi saat salah satu pasangan suami istri, sedang dilanda atau diselimuti masalah yang kurang harmonis di rumahnya.
Ketika bertemu dengan rekan kerja lawan jenis dan curhat ditambah dengan kebiasaan memanggil mesra maka bisa saja terjerumus perselingkuhan basah.
"Ketika salah satu mengalami permasalahan seks di rumahnya, atau kadang orang yang bekerja membawa permasalahan ke rumah, misalnya capek atau kesal. Dan akhirnya curhat dengan rekan kerja, dia lagi ribut sama pasangan. Nah lama-lama menjurus pada perselingkuhan basah,"jelas dr.Boyke.
Menurut dr.Boyke soal perselingkuhan basah adalah yang dilakukan dengan cara kencan bertemu langsung. Berkomunkasi lebih inti atau sampai melakukan hubungan seks.
Dari hasil penelitian kata dr.Boyke, ada 20 sampai 30 persen soal perselingkuhan kering berujung pada perselingkuhan basah.
“Awalnya mereka tidak ada kok dok buat selingkuh. Paling banyak loh begitu mengatakan. Dan ini gara-gara cara mengobrol dengan teman kantor (mesra)," ungkap dr.Boyke.
Jadi menurut dr.Boyke ada baiknya hindari hal itu dan lakukan sewajarnya. (*)
Sumber:Antara