Dirinya juga tampak terkejut dengan melihat adanya banyak orang yang sambil memegang kamera.
"Sampai di dalam rumah saya kaget karena ramai dan banyak juga kamera. Saya ikuti police line. Lalu saya terkejut di samping tangga ada jenazah," terang Syahrul.
Kemudian Syahrul mengatakan, kalau jasad dari Brigadir J terlihat masih bersimbah darah dan belum dimasukan ke dalam kantong jenazah.
"Belum yang mulia. Masih tergeletak berlumuran darah," ungkap Syahrul.
Lalu seorang anggota kepolisian, sempat meminta kepada Syahrul untuk memeriksa denyut nadi Brigadir J.
"Saya disuruh salah satu anggota untuk cek nadinya. Saya cek udah tidak ada nadinya," terang Syahrul.
Sopir ambulans itu juag mengatakan ketika melihat jasad Brigadir J tampak ada luka bolong dibagian dadanya.
"Iya yang mulia dan wajahnya ditutupi masker yang mulia. Dada yang mulia, luka tembak bolong," terangnya. (*)