Data Resmi Polda Jabar Korban Tewas Gempa Cianjur 117 Orang, K9 Terjun Cari Korban Tertimbun Longsor

Suara Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 14:00 WIB
Data Resmi Polda Jabar Korban Tewas Gempa Cianjur 117 Orang, K9 Terjun Cari Korban Tertimbun Longsor
Proses evakuasi dan penanganan materil longsor pasca gempa Cianjur, sekaligus mencari korban tertimbun. (Foto: Dok.Humas Polda Jawa Barat)

SuaraCianjur.id- Secara data resmi terkait dengan jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi yang terjadi di Cianjur tercatat sebanyak 117 orang.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, menyebutkan Adapun selain korban meninggal sebanyak 30 orang korban masih dinyatakan hilang.

Lalu ada 418 orang mengalami luka-luka dan 1.120 kepala keluarga dengan total 5.465 jiwa mengungsi, serta 2.834 kerusakan bangunan.

Sementara itu terkait dengan gempa susulan yang terjadi, dalam data teranyar pukul 12.00 WIB, sudah terjadi 125 kali gempa susulan, dengan magnitude kecil di sejumlah lokasi.

“Adapun kerusakan fasilitas umum terdata ada dua jembatan, dua jalan di Jalan Provinsi antara Cipanas dan Cianjur tertutup tanah longsor, dua ruko, empat gedung, enam kantor, lima fasilitas kesehatan, lima fasilitas ibadah, 13 fasilitas pendidikan dan tiga gardu PLN,” terang Kabid Humas Polda Jabar. Kombes Pol Ibrahim Tompo dalam keterangan tertulis, Selasa (22/11/2022).

Sementara wilayah yang terken dampak mencapai 11 kecamatan di Cianjur. Sejumlah tim yang diterjunkan oleh Polda Jawa Barat ke lokasi, untuk membantu pencarian dan evakuasi korban gempa.

"Mereka membantu evakuasi korban Gempa bersama BPBD, menyiapkan dapur umum dan toilet darurat dan memberikan bantuan sembako kepada korban bencana alam," jelas Tompo.

Ada juga tenda posko yang didirkan di halaman parkir Ikan Bakar Cianjur yang berada di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Termasuk anjing pelacak atau K9 turut diterjunkan ke lokasi longsor, untuk membantu penyisiran korban yang tertimbun.

baca juga

"Anggota Pamat dan K9 menuju TKP longsor untuk melakukan penyisiran korban dengan berkoordinasi dengan BPBD. Melakukan evakuasi terhadap korban tertimpa bangunan rumah pasca bencana alam," terangnya.  

Proses evakuasi dan penyelamatan terhadap korban gempa di Cianjur. [Foto: Dok Polda Jawa Barat]
Proses evakuasi dan penyelamatan terhadap korban gempa di Cianjur. (sumber: Foto: Dok Polda Jawa Barat)

Tiga tim untuk trauma healing  juga turut diturunkan. Tak hanya itu untuk mendukung konsumsi masyarakat yang menjadi korban di tempat pengungsian, juga disediakan dapur lapangan yang tersebar di tiga lokasi, dengan masing-masing menyiapkan 3.000 porsi makanan.

"Mengevakuasi korban tertimpa bangunan rumah, pasca bencana alam. Kemudian dari Korps Perintis Sabhara 100 orang, memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban yang tertimpa bangunan rumah,” terangnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunakan Jalur Darat, Presiden Jokowi Ingin Pastikan Penanganan Korban Gempa Cianjur

Gunakan Jalur Darat, Presiden Jokowi Ingin Pastikan Penanganan Korban Gempa Cianjur

Bekaci | Selasa, 22 November 2022 | 13:15 WIB

Gempa Cianjur Berisiko Sebabkan Beberapa Penyakit Menular, Kok Bisa dan Bagaimana Cegahnya?

Gempa Cianjur Berisiko Sebabkan Beberapa Penyakit Menular, Kok Bisa dan Bagaimana Cegahnya?

Health | Selasa, 22 November 2022 | 12:47 WIB

Wapres Ma'ruf Minta Pengungsi Korban Gempa Cianjur Diberi Hunian Sementara yang Layak

Wapres Ma'ruf Minta Pengungsi Korban Gempa Cianjur Diberi Hunian Sementara yang Layak

Sumut | Selasa, 22 November 2022 | 13:15 WIB

Terkini

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

×