Kehebatan Anjing Pelacak K9 Polri, Kerap Diturunkan di Kejadian Bencana Alam, Begini Sejarahnya

Suara Cianjur | Suara.com

Jum'at, 25 November 2022 | 11:20 WIB
Kehebatan Anjing Pelacak K9 Polri, Kerap Diturunkan di Kejadian Bencana Alam, Begini Sejarahnya
polisi satwa ikut pengamanan KTT G20 di Bali, ilustrasi anjing pelacak polisi (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj)

SuaraCianjur.id - Anjing pelacak kepolisian yang lebih dikenal dipegang satua K9, berhasil menemukan beberapa orang korban tertimbun akibat gempa di Cianjur. Anjing-anjing pelacak pun pernah diturunkan untuk sebagian kasus pembunuhan.

Terbaru, anjing pelacak milik Polri, berhasil mendapatkan lima orang yang tertimbun, di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

"Dua dari lima jenazah yang ditemukan itu adalah ibu dan anak yang sedang berpelukan saat tim menemukannya," tuturnya dalam keterangan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Cianjur, Jumat (25/11/2022).

Anjing pelacak Polri kerap diturunkan unutk membantu korban bencana. Seperti saat bencana longsor di Desa Kalijering, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada 2021.

Lalu, anjing pelacak milik Polri ini juga pernah diturunkan saat bencana banjir dan tanah longsor di NTT, tahun 2021.

Anjing pelacak polisi juga pernah dibebankan untuk turut melakukan pengamanan. 

Seperti saat polisi melibatkan anjing pelacak satuan K9 untuk sterilisasi sidang Habib Rizieq. 

Kemudian pasca penyerangan di Mabes Polri oleh seorang wanita yang menyerang petugas di Mabes Polri pada tahun 2021. 

Anjing pelacak K9 dari Polri mencium sumber bau di titik yang diperkirakan ada korban tertimbun longsor [Foto : Humas Polda Jabar]
Anjing pelacak K9 dari Polri mencium sumber bau di titik yang diperkirakan ada korban tertimbun longsor (sumber: Foto : Humas Polda Jabar)

Anjing pelacak dibebankan tugas untuk melakukan penjagaan usai insiden tersebut terjadi.

Terkahir, anjing pelacak juga diturunkan untuk menyusur kawasan ICE BSD, Tangerang. Dimana saat itu terdapat adanya ancaman bom di media sosial saat NCT 127 akan menggelar konser. 

Anjing pelacak pun diturunkan, untuk menyusur tiap sudut kawasan tersebut. 

Dalam penanganan gempa Cianjur, Polri pun kembali menurunkan anjing pelacak.

Mereka ditugasi untuk bantu melakukan pencarian terhadap korban tertimbun. 

Empat hari pasca kejadian gempa, anjing pelacak polisi berhasil menemukan beberapa jasad warga yang tertimbun. 

Sejarah K9 Polri pun berawal saat tahun 1888. Kala itu anjing dipakai kepolisian Inggris. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cianjur Mulai Bangkit: Listrik Berangsur Normal, Kini Tinggal Proses Evakuasi Warga

Cianjur Mulai Bangkit: Listrik Berangsur Normal, Kini Tinggal Proses Evakuasi Warga

| Jum'at, 25 November 2022 | 07:23 WIB

Faktor Cuaca dan Jalan yang Terputus Jadi Kendala Pencarian Korban Tertimbun Gempa Cianjur

Faktor Cuaca dan Jalan yang Terputus Jadi Kendala Pencarian Korban Tertimbun Gempa Cianjur

| Kamis, 24 November 2022 | 19:59 WIB

Endusan K9 Temukan Titik Sumber Bau Diperkirakan Korban Tertimbun Longsoran gempa Cianjur

Endusan K9 Temukan Titik Sumber Bau Diperkirakan Korban Tertimbun Longsoran gempa Cianjur

| Kamis, 24 November 2022 | 14:05 WIB

Terkini

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB

Sinopsis Kartavya, Film Kriminal India Terbaru Saif Ali Khan di Netflix

Sinopsis Kartavya, Film Kriminal India Terbaru Saif Ali Khan di Netflix

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:50 WIB

Malaysia Masters 2026: Lolos Babak Utama, Kadek Dhinda Tantang Jagoan Thailand

Malaysia Masters 2026: Lolos Babak Utama, Kadek Dhinda Tantang Jagoan Thailand

Sport | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB

Teks Pidato Resmi Menteri Komunikasi dan Digital untuk Upacara Harkitnas 2026

Teks Pidato Resmi Menteri Komunikasi dan Digital untuk Upacara Harkitnas 2026

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio

Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:37 WIB

7 Rekomendasi Parfum Pria Tahan Lama di Alfamart yang Wanginya Nagih

7 Rekomendasi Parfum Pria Tahan Lama di Alfamart yang Wanginya Nagih

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:35 WIB

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:31 WIB