Jerman Terusir di Piala Dunia 2022 Dinilai Dosa ke Mesut Ozil, Mereka Lupa One Piece Lebih Kuat dari One Love

Suara Cianjur

Jum'at, 02 Desember 2022 | 09:51 WIB
Jerman Terusir di Piala Dunia 2022 Dinilai Dosa ke Mesut Ozil, Mereka Lupa One Piece Lebih Kuat dari One Love
Ekspresi para pemain Jerman setelah gagal tembus ke babak 16 besar Piala Dunai 2022 untuk kedua kalinya. (Foto: flashscore.com)

SuaraCianjur.id- Jerman terusir dari Piala Dunai 2022 karena gagal lolos ke babak 16 besar meski menang dari Kosta Rika.

Di sisi lain Jepang yang pernah membungkam Jerman usai aksi tutup mulutnya, kini kembali menorehkan kemenangan dari Spanyol dengan skor 1-2 sekaligus memuluskan langkahnya ke babak berikutnya.

Dalam kekalahan Jerman tiba-tiba saja nama Mesut Ozil menjadi trending di media sosial Twitter, usai kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022 kali ini.

Tampak nama Ozil masuk dalam deretan trending di Twitter, di hari Jumat (2/12/2022). 12 ribu lebih cuitan Ozil dibuat oleh publik dunia maya.

Nama Ozil menjadi trending di Twitter karena tak lain dari masalah rasisme yang pernah dia rasakan dan diterima saat membela Jerman. Banyak yang menilai kalau kegagalan Jerman di Qatar karena dosa yang sudah dibuat kepada Mesut Ozil.

Ozil saat itu memutuskan mundur dari Timnas Jerman dan tak ingin lagi membela tim sepak bola negara itu tahun 2018 lalu saat Piala Dunia digelar di Rusia. Timnas Jerman kala itu tak lolos ke babak 16 besar juga, sama seperti sekarang.

Mesut Ozil paling disalahkan atas kegagalan tersebut. Dan kabar ini membuat heboh dunia sepak bola. Padahal apa yang sudah dilakukan oleh Ozil ketika membela Jerman sudah sangat baik. Saat itu mereka dikalahkan oleh Korea Selatan.

Gara-gara isu soal rasisme itu menjadikan Ozil sebagai bulan-bulanan. Kini tanpa Ozil mereka merumput di Piala Dunia 2022 pun sama gagal lolos ke 16 besar.

Dalam laga perdana mereka, aksi beringas dari tim Samurai Biru mampu menenggelamkan kepala mereka dibalik kaos karena kalah 1-2. Mereka dicap sebagai tim terburuk, karena

baca juga

Para suporter menyoroti aksi tutup mulut dari para pemain Jerman sebelum kick off babak pertama berlangsung.

Banyak yang tidak setuju atas aksi yang dilakukan mereka saat membungkam mulut dengan tangan mereka masing-masing.

Suporter Bawa Foto Mesut Ozil ketik Jerman Vs Spanyol. Banyak yang mengatakan kegagalan Jerman akibat dosa perlakuan kepada Ozil [Foto: THE SUN]
Suporter Bawa Foto Mesut Ozil ketik Jerman Vs Spanyol. Banyak yang mengatakan kegagalan Jerman akibat dosa perlakuan kepada Ozil (sumber: Foto: THE SUN)

Ada tuduhan standar ganda yang ditujukan kepada Timnas Jerman, karena kala itu Jerman bungkam ketika Mesut Ozil bersikap tentang kemanusiaan yang menyangkut nasib hidup muslim Uighur.

Alasan mereka tutup mulut sebagai sikap perlawanan terhadap aturan yang dikelaurkan oleh FIFA dan pemerintah Qatar tentang LGBT. FIFA melarang menggunakan ban kapten OneLove.

"Kami ingin menggunakan ban kapten kami untuk mempertahankan nilai yang selama ini kami pegang di Timnas Nasional Jerman, yakni perihal keberagaman dan saling menghormati, kami ingin suara kami didengar, ini bukan pernyataan politik tapi hak asasi manusia yang dinegosiasikan," dikutip cianjur.suara.com dari akun instagram @dfb_team.

Menurut mereka melarang menggunakan ban kapten pelangi berarti membungkam suara mereka.

"Melarang kami memakai ban kapten itu (One Love) seperti membungkam kami," begitu lanjutannya.

Usai berbicara bungkam benar saja Jerma dibuat bungkma oleh Jepang, bahkan tak lolos ke babak 16 besar.

One Piece vs One Love

Publik beramai-ramai membahas soal kekalahan Jerman yang ngotot di awal Piala Dunia 2022 tentang kampanye One Love. Bahakn netizen menganggap One Piece lebih hebat. [Foto: Twitter]
Publik beramai-ramai membahas soal kekalahan Jerman yang ngotot di awal Piala Dunia 2022 tentang kampanye One Love. Bahakn netizen menganggap One Piece lebih hebat. (sumber: Foto: Twitter)

Selain nama Mesut Ozil bergema di Twitter kata One Love pun turut menjadi trending teratas di Twitter.

Publik banyak yang membahas soal ban kapten OneLove yang yang digaungkan oleh Timnas Jerman.

Publik menilai kalau Timnas Jerman hanya fokus pada ban kapten OneLove hingga lupa kalau Jepang punya pasukan yang lebih hebat.

“Jerman terlalu fokus pada One Love sampai lupa Jepang punya One Piece,” cuit akun All Time-Cristiano.

Ada juga yang menyingungg soal pernyataan dari Neymar pemain dari Timnas Brasil yang mengatakan bahwa negaranya hanya mencintai wanita.

“Lets Laugh at Germany,” ‘kata akun Troll***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bisik-bisik Lionel Messi dan Lewandowski Terungkap, Inilah yang Dibicarakan Usai Lolos 16 besar Piala Dunia 2022

Bisik-bisik Lionel Messi dan Lewandowski Terungkap, Inilah yang Dibicarakan Usai Lolos 16 besar Piala Dunia 2022

Cianjur | Kamis, 01 Desember 2022 | 11:00 WIB

Senegal Jawab Keraguan Dunia Tanpa Sadio Mane, Tim Lawan di 16 Besar Piala Dunia Bisa Minder

Senegal Jawab Keraguan Dunia Tanpa Sadio Mane, Tim Lawan di 16 Besar Piala Dunia Bisa Minder

Cianjur | Rabu, 30 November 2022 | 19:17 WIB

Tuan Rumah Gugur Tak Ada Poin, Pelatih Qatar Akui Hal Mengejutkan Soal Target di Piala Dunia 2022

Tuan Rumah Gugur Tak Ada Poin, Pelatih Qatar Akui Hal Mengejutkan Soal Target di Piala Dunia 2022

Cianjur | Rabu, 30 November 2022 | 13:00 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×