Tawaran Paket Pesangon Google untuk Karyawan yang Terkena PHK, Berlaku di Semua Wilayah Operasional Tidak?

Suara Cianjur

Selasa, 24 Januari 2023 | 15:08 WIB
Tawaran Paket Pesangon Google untuk Karyawan yang Terkena PHK, Berlaku di Semua Wilayah Operasional Tidak?
Google melakukan PHK terhadap 12.000 karyawannya di semua wilayah operasionalnya. Ada paket pesangon yang ditawarkan mereka kepada para pegawainya yang terkena PHK. (Foto: Suara.com / Cristina Aldehuela - AFP)

SuaraCianjur.id- Rencana perusahaan raksasa Google melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 12.000 pegawainya, menawarkan sejumlah paket pesangon.

Google akan memberikan sejumlah paket pesangon kepada karyawannya masing-masing yang terkena dengan kebijakan tersebut.

Menurut CEO Alphabet dan Google, Sundar Pichai, kabar PHK kepada belasan ribu karyawannya itu disampaikan dalam postingan dalam blog resmi Google.

Menurut Pichai, pihak manajemen terpaksa harus memangkas 12.000 karyawan atau sekitar enam persen dari jumlah total karyawan Google yang ada di seluruh dunia.

Menurutnya hal itu adalah sebuah keputusan yang sulit. Pihak manajemen Google terpaksa harus mengambil hal itu, karena kondisi ekonomi global yang tidak menentu dan tak sesuai dengan prediksi perusahaan.

"Selama dua tahun belakangan kami melihat ada pertumbuhan yang sangat signifikan. Untuk menunjang pertumbuhan tersebut, kami sempat melakukan banyak perekrutan," ungkap Pichai melansir dari blognya, dilihat Selasa (24/1/2023).

"Namun ternyata kondisi ekonomi saat ini tidak sebagus kondisi ekonomi pada saat kami merekrut banyak orang ke Google," lanjutnya.

Dalam laporan The Information menyebutkan kalau PHK Google berdampak kepada hampir setiap sektor produk utama Google. Hal itu juga berdampak kepada Chrome, Search, Android, dan Google Clouds.

Dari sumber yang tahu atas masalah tersebut, pegawai yang dirumahkan adalah termasuk dari mereka yang mendapatkan penilaian dengan kinerja yang sangat baik.

baca juga

Termasuk juga bagi pegawai yang baru naik jabatan atau dipromosikan, dan manajer dengan gaji sebesar 500.000 sampai satu juta dollar AS atau sekitar sekitar Rp 7,5 sampai 15 miliar per tahun.

Google sudah mempersiapkan sejumlah paket pesangon untuk para para karyawan yang di PHK. Seperti mendpaatkan gaji sebanyak 18 minggu, sampai saham yang dicairkan oleh perusahaan.

Adapun rincian pesangon yang diterima oleh karyawan Google yang di PHK sebagai berikut:

1. Google akan membayar karyawan selama masa pemberitahuan (notice period). Yakni lamanya waktu karyawan untuk bekerja. Terhitung dari dikirimkannya pemberitahuan PHK sampai hari terakhir mereka bekerja.

2. Karyawan yang terkena PHK akan mendapatkan pesangon dimulai dari 16 minggu ditambah dengan gaji dua minggu, dalam setiap tahun penambahan kerja di Google.

Sehingga pesangon tersebut akan memperhitungkan lamanya waktu bekerja karyawan di perusahaan Google.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cek Google Sekarang! Sastrawan Besar Melayu Raja Haji Ali Jadi Google Doodle Hari Ini

Cek Google Sekarang! Sastrawan Besar Melayu Raja Haji Ali Jadi Google Doodle Hari Ini

Cianjur | Sabtu, 05 November 2022 | 20:51 WIB

Gak Tangung Lagi, Demi Kembalikan Channel Youtubenya yang Diretas Ria Ricis Libatkan Google Asia

Gak Tangung Lagi, Demi Kembalikan Channel Youtubenya yang Diretas Ria Ricis Libatkan Google Asia

Cianjur | Rabu, 02 November 2022 | 14:30 WIB

Google Doodle Hari Tampilkan Tempe Mendoan Makanan Khas Indonesia Warisan Budaya Tak Benda

Google Doodle Hari Tampilkan Tempe Mendoan Makanan Khas Indonesia Warisan Budaya Tak Benda

Cianjur | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 09:24 WIB

Terkini

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:37 WIB

QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong

QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:35 WIB

Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!

Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:34 WIB

Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya

Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional

Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas

Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas

Lampung | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:29 WIB

Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan

Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:27 WIB

Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia

Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:25 WIB

Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan

Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:20 WIB

Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya

Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:20 WIB

×