SuaraCianjur.id - Dalam bursa transfer bulan Januari 2023 ini, salah satu klub Liga Inggriis yakni Chelsea bergeerak sangat agresif dalam mendatangkan pemain baru.
Banyak dana yang sudah digelontorkan sang pemilik baru Chelsea yaitu Todd Boehly untuk membeli pemain bulan ini. Sebut saja Benoit Badiashile, peminjaman Joao Felix, Mykhaylo Mudryk dan yang terbaru ada Noni Madueke.
Namun dari seluruh rekrutan terbaru Chelsea tersebut, ada satu nama yang menarik perhatian lebih, khususnya dari legenda Chelsea yakni Pat Nevin.
Sosok yang dimaksud adalah Mykhaylo Mudryk atau yang biiasa disapa Misha. Menurut Nevin, pemain yang satu ini memiliki segalon talenta untuk diperlihatkan kepada kita semua.
Pemain yang berhasil didatangkan dari Shaktar Donetsk seharga 100 juta Euro tersebut, sering disebut sebagai Eden Hazard yang baru.
Tentunya bukanlah sembarangan harga tersebut dibayarkan, karena Chelsea kala itu bersaing untuk menikung pemain ini dari Arsenal.
Dan kabarnya juga, sebagian dari dana transfer Mudryk ini akan disumbangkan kepada korban konflik antara Ukraina dan Rusia. Mengetahui Shaktar Donetsk adalah klub dari Ukraina dan Mudryk sendiri juga merupakan putra kelahiran asli Ukraina.
Tetapi benarkah seorang Mykhaylo Mudryk sehebat itu, sehingga Chelsea berani menebusnya dengan harga selangit?
Pat Nevin, seorang legenda dari Chelsea yang sekarang menjadi pengamat sepakbola dan penulis untuk klub mengatakan bahwa, Mudryk adalah pemain yang tidak biasa.
Baca Juga: Airlangga Sebut Pemerintah Tunggu Surpres Perppu Cipta Kerja Dibacakan di Sidang Paripurna DPR
Menurutnya, bagi seorang pemain yang baru bergabung, ia dapat menunjukkan kelasnya hanya dalam waktu 35 menit pertandingan saat melawan Liverpool.
Ia menyebut bahwa, ia sering melihat penyerang yang memiliki kecepatan tinggi. Tetapi untuk pemain yang baru bermain di Liga Inggris dapat menunjukkan kontrol bola dan visi yang baik dalam kecepatan tinggi seperti yang dilakukannya itu sangat tidak biasa.
Oleh karena itu, banyak yang menyebut bahwa Mudryk sangat mirip dengan Eden Hazard dan akan menjadi penerusnya di Chelsea.
Namun meskipun begitu Nevin mengatakan mereka tidaklah sepenuhnya sama, karena Mudryk memiliki pergerakan tanpa bola yang baik sedangkan Hazard lebih sering melewati lawan dengan membawa bola.
Sumber: chelseafc.com