SuaraCianjur.id – Wartawan senior dari Forum News Network (FNN), Herubeno Arief, mengangkat isu hutang piutang yang dikaitkan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.
Hersu mengatakan bahwa ia telah berusaha untuk mencari tahu lebih lanjut tentang masalah tersebut dan mengaku telah melihat dokumen yang diterima dari kubu Anies Baswedan, yaitu dari Sudirman Said.
“Saya akhirnya sempat melihat dokumen ini, saya diperlihatkan oleh Sudirman Said. Ada Tiga dokumen yang ditandatangani Anies Baswedan,” ucap Hersu di kanal Youtube Hersubeno Point, Rabu (8/2/2023).
Meskipun Hersu tidak dapat mempublikasikan dokumen tersebut secara langsung, ia mengatakan bahwa hutang tersebut benar-benar ada dan lengkap bermaterai. Ini memperkuat spekulasi bahwa masalah hutang piutang memang benar-benar ada dan membuka pertanyaan baru bagi publik.
“Fakta pertama saya kira utang piutangnya betul, di situ ada perjanjian 20 miliar dan itu disebutkan tanpa jaminan dan tanpa bunga karena ini untuk keperluan kampanye DKI dan itu dananya tidak diterima langsung ke Anies tapi langsung diserahkakn ke tim kampanye (Gerindra-PKS), dan kemudian dia mengakui meminjam lagi 30 miliar dengan begitu total utangnya 50 miliar,” ucapnya.
Isu huta piutang ini terkuat oleh Erwin Aksa, mantan timses Anies-Sandiaga pada Pilkada DKI Jakarta 2017 sekaligus politis Partai Golkar. Hal ini dia sampaikan dalam acara podcast di akun Youtube Akbar Faizal. (*)