cianjur

Irjen Teddy Minahasa 'Berang' Bukti Chat Dirinya dengan Dody Hanya Ditampilkan Setengahnya di Persidangan

Suara Cianjur Suara.Com
Jum'at, 03 Maret 2023 | 14:30 WIB
Irjen Teddy Minahasa 'Berang' Bukti Chat Dirinya dengan Dody Hanya Ditampilkan Setengahnya di Persidangan
Terdakwa kasus peredaran narkotika Irjen Pol (nonaktif) Teddy Minahasa. ((Suara.com/Alfian Winanto))

SuaraCianjur.id - Terdakwa kasus peredaran narkotika Irjen Pol (nonaktif) Teddy Minahasa menyatakan, persidangan yang menjerat dirinya sangat janggal. 

Hal tersebut lantaran menurutnya, bukti percakapan dalam aplikasi chat WhatsApp hanya ditampilkan sebagian oleh ahli digital forensik.

Hal itu disampaikan Teddy, saat diberi kesempatan Hakim Ketua Jon Sarman Saragih untuk memberikan tanggapan atas keterangan ahli digital forensik Rujit Kuswito di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar), Kamis (2/3/2023) lalu.

Bahkan, Teddy balik mencecar Rujit lantaran hanya menampilkan separuh tangkapan layar chat antara dirinya dengan AKBP Dody Prawiranegara. 

Teddy menganggap, Rujit justru malah memotong bagian chat yang dianggap krusial.

"Mengapa pembicaran saya dan Dody Prawiranegara di bulan Mei dan Juni ini tidak ditampilkan? Ini momen krusial. Kedua, pembicaraan Dody dengan Syamsul Maarif pada Mei hingga Agustus, ini juga momen krusial," kata Teddy, dikutip SuaraCianjur.id Jumat (3/3/2023).

Tak hanya itu, Teddy juga merasa dirugikan lantaran percakapan Linda Pudjiastuti dengan Syamsul Maarif pada Juli hingga Agustus tidak dimuat.

"Pembicaraan Kasranto dengan Linda sama sekali tidak ditampilkan. Itu semua momen-momen krusial yang menunjukkan konspirasi mereka atau perdagangan mereka," ucap Teddy.

Tak sampai di situ, Teddy juga kembali mempertanyakan terkait percakapan Dody dengan Syamsul Maarif pada 25-29 September 2022.

Baca Juga: Kejutan! Barca Taklukan Madrid di Santiago Bernabeu, Xavi: Saya Tidak Senang dengan Permainannya

Rujit kemudian menanggapi seluruh pertanyaan Teddy. Ia menyebut, jika seluruh percakapan yang dipertanyakan Teddy tertuang dalam soft copy. Kemudian, soft copy tersebut telah diberikan pada penyidik.

"Dari awal saya jelaskan yang saya tuangkan dalam berita acara sampel. Untuk keseluruhan isinya ada di dalam soft copy dan itu sudah diberikan ke penyidik," terang Rujit.

Teddy kembali melontarkan pertanyaan kepada Rujit ikhwal pihak yang menentukan untuk pengambilan sampel. 

Namun, pertanyaan Teddy kali ini dipatahkan oleh Jon, lantaran hal itu telah dijelaskan sebelumnya. Jon menyebut, sampel diambil berdasarkan koordinasi antara ahli dengan penyidik.

Namun, Jon Saragih menyebut hal itu sudah dijelaskan sebelumnya. Sampel, kata Hakim Jon, diambil dari koordinasi ahli dengan penyidik.

Rujit kemudian menjelaskan, jika dirinya membuat berita acara berdasarkan laporan maju (lapju) dari penyidik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI