SuaraCianjur.id - Lagu "Komang" milik Raim Laode, seorang komika dan musisi terkenal, baru-baru ini menjadi populer di kalangan netizen Indonesia. Lagu ini menjadi pilihan populer sebagai musik latar dalam konten media sosial.
Bahkan dalam beberapa postingan, lagu ini sampai membuat istilah "Komang Syndrome". Hal ini menjadi bukti bahwa lagu ini memiliki tempat di hati netizen.
Meskipun sukses dengan lagunya, Laode tetap rendah hati dan fokus pada tujuan masa depannya. Ia menjelaskan bahwa "Komang" lahir dari kesederhanaan dan penghormatan terhadap sesuatu yang sulit dideskripsikan.
Lagu "Komang" dibuat sebagai ungkapan penghargaan untuk semua cinta, terutama dari istri dan anaknya. Hal ini sebagaiman Raim Laode jelaskan dalam salah satu postingan Instagram-nya, @raimlaode.
“Lagu Komang ini saya tulis ya untuk istri saya (Komang). Komang anak ketiga. Saya tulis di tiga tempat di Bandung, Jakarta, dan Belanda. Dari jauh saya tulis terpisah antara jarak dan waktu. Saya bisa pisah 8 jam dengan Komang karena perbedaan waktu di Belanda. Dirilis 3 tahun setelahnya, lagi komang saya pernah produksi dengan tiga produser yang berbedam,” ujar Raim Laode
Kemudia, Rami Laode juga menjelaskan bahwa lagu ini merupakan penghormatan terhadap perempuan Bali.
“Kalau kamu lihat sampulnya, itu gadis Bali, ada tiga kemungkinan yang tergambar, bisa seksi, cantik, dan pekerja keras di waktu bersamaan. Komang adalah penghargaan saya untuk seluruh perempuan Bali yang ada di sana. Itu makanya judulnya harus Komang,” lanjut Raim Laode.
Keberhasilan Laode dengan "Komang" telah membawanya mendapatkan pengakuan sebagai musisi berbakat di Indonesia. Namun, ia tetap rendah hati dan fokus pada pencapaian impian masa depannya. Kerendahan hati dan dedikasinya terhadap karyanya adalah inspirasi bagi musisi dan seniman yang sedang memulai karir. (*)