SuaraCianjur.id- Pelatih seklaigus Manajer Manchester United, Erik ten Hag dibuat meradang usai dibuat bubuk Liverpool dengan skor 7-0 di Stadion Anfield.
Erik menuding kalau anak asuhnya tidaklah profesional. Manchester United kalah dalam lanjutan Premier League, pada hari Minggu (5/3).
Erik ten Hag menyebut kalau kekalahan yang menyakitkan itu sangatlah tidak bisa diterima. Kekalahan yang memalukan dari Liverpool masuk sejarah klub, sebagai salah satu kekalahan terbesar mereka.
Ten Hag mengatakan kekalahan yang menimpa timnya adalah pelajaran yang sangat berharga.
Permianan MU memang sempat dibuat berimbang, setelah cuma tertinggal 0-1 pada babak pertama.
Tapi skuad Setan Merah dibuat tidak berdaya pada babak kedua, usai kebobolan enam gol tambahan.
"Babak kedua, itu bukan kami, itu bukan standar kami. Kami tidak bermain sebagai tim. Itu tidak profesional. Ya saya marah, jelas," kata Erik ten Hag seperti dilansir ESPN, Senin (6/3/2023).
Erik begitu terkejut dengan permainan MU di Anfield, sampai-sampai dirinya tak percaya kalaha dengan skor yang telak.
“Saya terkejut, karena saya telah melihat performa tim ini selama seminggu dan sebulan terakhir. Tim ini tangguh dan memiliki sikap juara," kata Erik.
Baca Juga: Cody Gakpo Bikin Mental MU Drop! Stadion Anfield Jadi Neraka Setan Merah Dibantai Habis Liverpool
Mental para pemain MU seperti dibuat drop pada babak kedua.
"Babak kedua kami tidak memiliki sikap juara sama sekali. Kami tidak mengikuti rencana, dan kami tidak melakukan tugas kami. Dan itu benar-benar tidak profesional," jelasnya.
Dengan hasil kekalahan tersebut, Manchester United selalu gagal meraih kemenangan di kendang Liverpool terhitung sejak Januari 2016.
Mereka hanya mampu mencetak satu gol, dalam tujuh lawatan terakhir mereka ke Anfield.
Kemenangan Liverpool mampu menggeser posisi Newcastle untuk naik ke peringkat lima sementara Premier League, dengan torehan 42 poin.
Hanya terpaut tiga poin dari Tottenham Hotspur yang berada di posisi keempat. Untuk MU tetap tertahan di posisi tiga besar dengan 49 poin. (*)