Gunakan Lahan Bekas Kedubes Inggris, Gedung MUI 40 Lantai di Bundaran HI Mulai Masuk Tahap Desain

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:56 WIB
Gunakan Lahan Bekas Kedubes Inggris, Gedung MUI 40 Lantai di Bundaran HI Mulai Masuk Tahap Desain
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. (Suara.com/Novian)
  • Gedung MUI 40 lantai akan dibangun di lahan bekas Kedubes Inggris, Bundaran HI.
  • Proyek saat ini masuk tahap desain dan rincian anggarannya masih dalam pembahasan.
  • Gedung ini akan menjadi pusat integrasi berbagai lembaga keumatan seperti Baznas dan BPKH.

Suara.com - Rencana pembangunan gedung representatif bagi Majelis Ulama Indonesia atau MUI dan berbagai lembaga keumatan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dipastikan akan dimulai dari nol.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa lokasi pembangunan gedung setinggi 40 lantai tersebut adalah lahan bekas Kedutaan Besar Inggris.

"Tanahnya di situ (bekas Kedubes Inggris). Iya," ujar Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Meski lahan sudah tersedia, Prasetyo menegaskan bahwa rincian anggaran pembangunan belum ditetapkan karena proyek tersebut masih dalam tahap perancangan.

"Angkanya belum ada, saat ini masih dalam proses desain," tambahnya.

Mengenai mekanisme pendanaan, pemerintah membuka kemungkinan penyaluran anggaran melalui Kementerian Agama maupun pos anggaran lainnya.

Komitmen Prabowo bagi Umat

Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa gedung yang terletak di sisi Jalan Thamrin—bersebelahan dengan Hotel Grand Hyatt—tersebut akan difungsikan sebagai kantor bersama lintas institusi keumatan. Langkah Presiden Prabowo ini dinilai sebagai bentuk komitmen negara dalam memperkuat kelembagaan umat Islam di jantung ibu kota.

"Gedung tersebut akan menampung MUI, Baznas, Badan Wakaf Indonesia (BWI), BPKH, Dewan Masjid Indonesia, serta berbagai organisasi Islam lainnya," ujar Nusron usai acara Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Sabtu (7/2/2026).

Pemusatan kantor dalam satu gedung setinggi 40 lantai ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi koordinasi serta mengurangi beban operasional (overhead) yang selama ini ditanggung masing-masing lembaga secara mandiri.

"Harapannya, lembaga-lembaga ini bisa lebih fokus pada pemberdayaan umat," lanjut Nusron.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengumumkan penyediaan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di lokasi strategis tersebut. Ia menegaskan pentingnya lembaga keumatan memiliki kantor yang representatif agar pengelolaan potensi umat Islam di Indonesia dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan berdampak luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai APBN! Danantara Masih Negosiasi Utang Kereta Cepat Whoosh

Pakai APBN! Danantara Masih Negosiasi Utang Kereta Cepat Whoosh

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:48 WIB

Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini

Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:06 WIB

Eksekusi Hotel Sultan Tinggal Menghitung Hari, Karyawan dan Penyewa Diminta Tenang

Eksekusi Hotel Sultan Tinggal Menghitung Hari, Karyawan dan Penyewa Diminta Tenang

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:51 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB