SuaraCianjur.Id- Viktor Bungtilu Laiskodat telah dipastikan tidak akan maju lagi dalam Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Pernyataan tersebut disampaikan oleh istri Vitor Laiskodat, Julie Sutrisno Laiskodat.
Dilansir dari Digtara.com-jaringan Suara.com, ia memastikan jika suaminya tidak lagi untuk mencalonkan diri sebagai gubernur NTT periode kedua.
Untuk tahun 2024, Viktor Laiskodat akan maju sebagai calon DPR RI dari daerah pemilihan NTT II, yang meliputi Timor, Sumba Rote Ndao dan Sabu Raijua.
"Dia pastinya maju DPR RI dari Dapil NTT II," ujarnya.
Julie juga memastikan, Viktor tidak akan maju dalam Pilgub NTT untuk periode keduanya bukan karena perintah dari Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Namun hal tersebut berangkat dari niatnya sendiri.
"Tidak sih, intinya itu pak Surya Paloh memberi kita leluasa supaya melihat masing-masing topografinya untuk pembangunan," katanya.
Beberapa waktu silam, Viktor menyampaikan ia tidak akan maju lagi sebagai calon gubernur dengan alasan ada hal besar di pusat yang akan diperjuangkan untuk NTT.
"Secara fisik mungkin saya tidak tahu tapi secara hati dia tidak meninggalkan NTT, malah ada hal besar yang harus diperjuangkan dari pusat," ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku saat ini belum ada sosok yang diusung partainya untuk Pilgub NTT. Karena menurutnya, hal tersebut harus melalui tahapan survei.
Baca Juga: 8 Pebulutangkis Unggulan German Open 2023 yang Kandas di Babak Pertama
Sebelumnya, Viktor Laiskodat membuat kebijakan yang menuai kontroversi yaitu mewajibkan beberapa sekolah menengah atas di Kota Kupang untuk memulai jam pelajaran pada pukul 05.00.
Kebijakan tersebut, menurutnya akan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di NTT.
Meski sempat mendapat tentangan dari berbagai pihak, namun kebijakan tersebut kini berjalan dan beberapa pengamat menilai, jika kebijakan tersebut merugikan anak sekolah.
Belakangan, pemerintah setempat memundurkan jam masuk sekolah menjadi pukul 05.30. (*)