cianjur

Berhenti Overthinking dan Temukan Keseimbangan dalam Berpikir dan Bertindak

Suara Cianjur Suara.Com
Senin, 13 Maret 2023 | 16:57 WIB
Berhenti Overthinking dan Temukan Keseimbangan dalam Berpikir dan Bertindak
Ilustrasi wanita sedang menyendiri dan overthinking ((Pexels.com/@enginakyurt))

SuaraCianjur.Id- Overthinking atau berpikir berlebihan adalah kecenderungan seseorang untuk terus-menerus memikirkan suatu situasi atau masalah secara berulang-ulang, hingga menyebabkan kecemasan dan stres yang berlebihan. 

Meskipun terkadang overthinking bisa membantu seseorang memecahkan masalah, namun jika dilakukan terus-menerus dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional.

Dilansir dari beberapa sumber, Menurut Dr. Helen Odessky, seorang psikolog klinis dan penulis buku "Stop Anxiety From Stopping You", "Overthinking dapat menyebabkan seseorang kehilangan fokus pada saat ini dan memperburuk kecemasan yang dirasakan." 

Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah naik dan menyebabkan gangguan pada tidur.

Dr. Marla Deibler, seorang psikolog klinis dan direktur pusat terapi dan konseling di The Center for Emotional Health of Greater Philadelphia, mengatakan, "Berlebihan memikirkan sesuatu dapat menyebabkan kekhawatiran yang berlebihan dan perasaan tertekan. 

Ini juga dapat menyebabkan keputusan yang buruk karena seseorang menjadi terlalu fokus pada kemungkinan-kemungkinan negatif."

Meskipun overthinking bisa menjadi kebiasaan yang sulit diubah, namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya pada kesehatan mental dan emosional. 

Dr. Deibler menyarankan untuk melakukan mindfulness atau meditasi, yaitu cara untuk fokus pada saat ini dan mengurangi kekhawatiran tentang masa depan. 

Dr. Odessky juga menambahkan bahwa mengalihkan perhatian ke aktivitas lain, seperti olahraga atau hobi, juga bisa membantu mengurangi overthinking.

Baca Juga: Mediasi Gagal, Aldila Jelita Beberkan Percakapan dengan Indra Bekti, Fix Pisah?

Namun, penting juga untuk memahami bahwa overthinking bukanlah hal yang buruk sepenuhnya. 

Terkadang, berpikir berlebihan dapat membantu seseorang memecahkan masalah yang kompleks. 

Sebagai manusia, kita membutuhkan waktu untuk memproses informasi dan memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Yang penting adalah menemukan keseimbangan antara berpikir dan bertindak.

Dalam kata-kata Dr. Odessky, "Penting untuk menemukan cara yang sehat untuk berpikir, dan tidak mengizinkan overthinking mempengaruhi kesehatan mental dan emosional kita."

Jadi, overthinking adalah hal yang wajar dan dapat membantu dalam beberapa situasi, namun jika dilakukan secara berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional. 

Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan dalam berpikir dan bertindak, serta mencari cara yang sehat untuk mengurangi dampak overthinking pada diri sendiri. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI