cianjur

Awas Terlalu Lama Menyendiri Usai Putus Hubungan Bahaya Buat Kesehatan Mental!

Suara Cianjur Suara.Com
Rabu, 15 Maret 2023 | 14:33 WIB
Awas Terlalu Lama Menyendiri Usai Putus Hubungan Bahaya Buat Kesehatan Mental!
Ilustrasi putus hubungan putus dari kekasih. Ada bahaya yang dinilai oleh pakar kesehatan mental jika terlalu lama menyendiri usai mengalami kejadian trauma putus hubungan dari kekasih. (freepik.com/freepik)

SuaraCianjur.Id- Menyendiri usai diputusin pasangan memang menjadi hal yang lazim dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun, tahukah Anda bahwa terlalu lama menyendiri dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik seseorang?

Sebuah jurnal psikologi yang diterbitkan di Amerika Serikat, Personality and Social Psychology Review, menunjukkan bahwa orang yang terlalu lama menyendiri mengalami penurunan kesehatan mental dan fisik yang signifikan.

Beberapa dampak negatif dari kesendirian ini antara lain depresi, kecemasan, dan bahkan kematian dini.

Menurut Dr. Julianne Holt-Lunstad, seorang ahli kesehatan publik di Brigham Young University yang dikutip dari tulisannya yang berjudul "Loneliness and social isolation as risk factors for mortality: A meta-analytic review".

"kesendirian dapat memiliki dampak kesehatan yang sama buruknya seperti merokok 15 batang rokok sehari".

Studi ini menunjukkan bahwa kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan orang lain sama pentingnya dengan kebutuhan manusia akan makanan dan minuman.

Pasca-putus, seseorang cenderung ingin menyendiri karena adanya rasa sakit dan kehilangan yang dirasakan. Namun, hal ini perlu diingat bahwa terlalu lama menyendiri dapat memperburuk kondisi emosional seseorang.

Menurut Dr. Susan Biali, seorang psikiater dan penulis buku "Live a Life You Love", "menyendiri setelah putus dapat membuat Anda merasa sengsara karena membuat Anda terus menerus berpikir tentang mantan pasangan dan memperkuat perasaan kesepian dan kehilangan."

Tidak hanya itu, terlalu lama menyendiri juga dapat membuat Anda kehilangan koneksi sosial dan kurangnya dukungan dari orang-orang yang peduli. Hal ini dapat membuat proses pemulihan menjadi lebih sulit dan memperpanjang masa kesedihan.

Baca Juga: Sekolah K-Pop Milik SM Entertainment Resmi Dibuka, Begini Reaksi Warganet!

Karenanya, penting untuk tetap terhubung dengan orang lain selama masa-masa sulit ini.

Anda dapat mencoba untuk terbuka dengan keluarga atau teman dekat, mencari dukungan dari grup atau komunitas yang memiliki minat atau hobi yang sama, atau bahkan mencari bantuan dari profesional seperti psikolog atau psikiater.

Dalam kesimpulan, menyendiri usai diputusin pasangan memang menjadi hal yang lazim dilakukan. Namun, terlalu lama menyendiri dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik seseorang.

Oleh karena itu, penting untuk tetap terhubung dengan orang lain dan mencari dukungan selama masa-masa sulit ini. (*)

(*/Haekal)

Sumber: Instagram Viceind dan Beberapa jurnal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI