Munggahan: Tradisi Unik Menyambut Ramadan dari Masyarakat Sunda, Berikut Penjelasannya

Suara Cianjur Suara.Com
Selasa, 21 Maret 2023 | 06:15 WIB
Munggahan: Tradisi Unik Menyambut Ramadan dari Masyarakat Sunda, Berikut Penjelasannya
Munggahan, tradisi masyarakat sunda menyambut Ramadhan (Suara.com)

SuaraCianjur.id - Ramadan merupakan bulan yang sangat dihormati oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang suci dan penuh berkah. Di Indonesia, tradisi untuk menyambut bulan Ramadan sangat beragam, salah satunya adalah munggahan.

Munggahan berasal dari kata unggah yang secara harfiah berarti naik. Namun, dalam konteks munggahan, unggah merujuk pada naik ke bulan suci yang derajatnya lebih tinggi. 

Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Sunda di Jawa Barat sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan.

Bentuk pelaksanaan munggahan bervariasi, namun biasanya dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga, makan bersama, saling bermaaf-maafan, dan berdoa bersama. 

Masyarakat Sunda menyajikan aneka makanan seperti nasi tumpeng, sayur asem, ikan bakar, dan hidangan khas Sunda lainnya. 

Selain itu, sebagian umat Islam juga melakukan tradisi lain untuk menyambut bulan Ramadan, seperti mengunjungi tempat wisata bersama keluarga, berziarah ke makam keluarga, atau mengamalkan sedekah munggah, yakni sedekah sehari sebelum puasa Ramadhan. 

Hal ini dilakukan sebagai bentuk persiapan spiritual dan memperbaiki diri untuk menyambut bulan suci.

Menyambut bulan Ramadan juga menjadi momen untuk merenungkan diri dan meningkatkan ibadah. 

Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan untuk melakukan amalan-amalan baik seperti shalat malam, membaca Al-Quran, dan berzakat. Ramadan juga menjadi waktu untuk memperkuat silaturahmi dan memperbaiki hubungan dengan sesama.

Baca Juga: Barito Putera vs Persis Solo, Leonardo Medina: Mental Akan Menentukan

Dalam kesimpulan, tradisi munggahan menjadi salah satu bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada Allah SWT yang dilakukan oleh masyarakat Sunda di Jawa Barat. 

Namun, setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi tersendiri dalam menyambut bulan Ramadan yang menunjukkan kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Semoga bulan Ramadan kali ini dapat memberikan keberkahan dan kesejahteraan bagi kita semua. (*)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI