SuaraCianjur.Id- BEM UI kini dihampiri kritikan gara-gara posting meme ketua DPR RI Puan Maharani dengan berbadan tikus.
Meme tersebut dialamatkan sebagai kritik dari pengesahan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
Dalam video tersebut, terdapat tiga ekor kartun tikus di dalam Gedung DPR. Satu ekor tikus besar yang berada di tengah digambarkan memiliki kepala Ketua DPR Puan Maharani.
Tidak tanggung-tanggung, meme tersebut membuat plesetan DPR menjadi Dewan Perampok Rakyat bukan Dewan Perwakilan Rakyat.
Melki Sedek Huang, Ketua BEM UI angkat bicara soal tujuan dari meme itu.
Menurut Melki, meme tersebut merupakan bentuk kemarahan banyak pihak atas disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
Melki juga menyayangkan meski UU Cipta Kerja dinyatakan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi, Presiden Joko Widodo justru menerbitkan Perppu.
Melki kini juga mengaku pihaknya diserang oleh para buzzer.
“Ketika kami lebih kritis terhadap pemerintahan, seperti misalnya ada buzzer yang mulai menyerang dengan mengirimkan chat atau sekadar membalas komentar BEM UI dengan hal-hal yang ad hominem,” pungkas Melki.
Baca Juga: Joget Khasnya Lagi Viral, Pria Ini Ternyata Berasal dari Pekanbaru
Disebut Mirip LSM
Faldo Maldini, Stafsus Mensesneg menilai narasi dari BEM UI tersebut mirip dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mendapat dana dari pihak asing.
Mengutip dari Suara.com, "Narasinya mirip kayak LSM yang didanai asing, juga kelompok antipemerintah yang dari awal asal bukan Jokowi, biar laku dagangannya di 2024 nanti," kata Faldo saat dihubungi, Kamis (23/3/2023).
Hal itu disampaikan Faldo karena memandang BEM UI terkadang naif sehingga banyak kepentingan yang menurutnya hanya memanfaatkan perjuangan mereka. (*)