SUARA CIANJUR- Lembaga Survey Indonesia (LSI) telah merilis hasil dari jajak pendapat terhadap pandangan masyarakat karena sejumlah isu yang belakangan menjadi sorotan.
Salah satunya adalah pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Survey dilakukan dalam jangka waktu 31 Maret hingga 4 April 2023, dengan menempatkan 1.229 responden melalui saluran telepon, dan tingkan kepercayaan menembus 95 persen.
Djayadi Hanan, Direktur Eksekutif LSI mengatakan bahwa para responden yang mengetahui Israel akan bermain pada Piala Dunia U-20 tidak dipermasalahkan.
Angkanya, sebanyak 27.5 persen menolak kedatangan Israel, 71.3 persen tidak masalah dan 1.2 persen tidak menjawab.
"Dari yang tahu Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, mayoritas 71,3 persen tidak mempermasalahkan kedatangan timnas Israel," ujar Djayadi saat memaparkan hasil survei melalui konferensi pers virtual, Minggu (9/4/2023).
Separuh dari masyarakat dengan persentase 52.3 persen tidak mempersoalkan kedatangan Israel karena menilai urusan sepak bola tidak ada kaitannya dengan politik.
Sementara sisanya, menolak karena Israel dianggap sebagai penjajah Palestina.
Setelahnya, LSI melakukan survey terhadap kinerja dari Erick Thohir, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas upaya melobi FIFA setelah status tuan rumah Piala Dunia U-20 pada Indonesia dicabut.
Baca Juga: Ayah David Sebut Mario Dandy Stres di Tahanan, Begini Respons Kuasa Hukum
Hasilnya, banyak publik yakin Menteri BUMN telah berupaya habis-habisan.
"Dari 72,1 persen yang mengetahui FIFA mencabut status tuan rumah, 80,6 persennya menilai Erick Thohir sudah habis-habisan agar Indonesia tetap menjadi tuan rumah,” tuturnya. (*)