SUARA CIANJUR – Selama masa kepemimpinannya, Thomas Doll berhasil membawa Persija Jakarta memutus kutukan. Pertama, saat dia bisa mematahkan kutukan tak pernah menang lawan Arema FC di Malang selama 19 tahun.
Thomas Doll pecahkan kutukan ini setelah Persija Jakarta berhasil menang lawan Arema FC dengan skor 1-0, pada September 2022 lalu.
Baru-baru ini, pelatih asal Jerman tersebut kembali membantu Persija Jakarta pecahkan kutukan tak pernah menang lawan Persebaya Surabaya. Persija Jakarta untuk pertama kalinya meraih kemenangan setelah bermain empat kali imbang dan tiga kali kalah dengan Persebaya, Rabu (5/4/2023).
Di laga tersebut, Macan Kemayoran menang 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Witan Sulaeman.
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll menilai bahwa keberhasilan memecahkan kutukan ini adalah hasi kerja keras bersama. Bahkan menurutnya, ada orang-orang yang tidak tersorot media namun memiliki peran besar untuk Persija Jakarta.
“Banyak orang penting di tim yang tidak tersorot di depan televisi, padahal mereka mempunyai peran yang penting bagi tim ini,” ujar Thomas Doll dikutip dari laman persija.id, Senin (10/4/2023).
Selaun itu, Thomas Doll juga menekankan bahwa dirinya tidak bisa seorang diri menangkat performa Persija Jakarta.
“Dalam satu musim pasti ada naik turunnya performa, menangani tekanan pun merupakan hal yang penting untuk saya sebagai pelatih. Maka dari itu saya membutuhkan tim di sekeliling saya. Tim pun memerlukan ofisial di sekelilingnya. Pada akhirnya kami membutuhkan satu sama lain,” lanjut Thomas Doll.
Saat ini Persija Jakarta berkesempatan mengambil posisi runner up BRI Liga 1 2022/2023, setelah tadi malam, Persib Bandung kalah oleh Persita Tangerang. (*)