Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB
Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi ([email protected])
baca 10 detik
  • Seorang siswa SMKN di Samarinda meninggal dunia akibat infeksi kaki setelah menggunakan sepatu kekecilan karena keterbatasan ekonomi.
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi menyoroti kasus tersebut dan mendesak pemerintah mengevaluasi akses bantuan sosial bagi keluarga miskin.
  • Pemerintah akan memperkuat sistem pendataan warga serta deteksi dini agar hak pendidikan dan keselamatan anak tetap terjamin.

Suara.com - Seorang siswa SMKN di Samarinda, MRS, meninggal dunia akibat sakit. Remaja 16 tahun itu disebut harus memakai sepatu sekolah yang kekecilan dalam waktu lama karena keterbatasan ekonomi orangtuanya. Akibat dari itu, kaki MRS mengalami pembengkakan yang menyebabkan sakit menjalar hingga tubuh lalu meninggal dunia.

Tragedi tersebut langsung disorot oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi. Ia menyampaikan duka mendalam sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin hak anak.

Ia menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dianggap sepele dan membutuhkan evaluasi menyeluruh.

“Kejadian ini menjadi perhatian serius dan karena itu perlu di evaluasi secara menyeluruh” kata Arifah kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu menelusuri akar masalah, termasuk kemungkinan adanya persoalan dalam pendataan sosial yang berdampak pada akses bantuan.

Pemerintah, kata dia, harus mengevaluasi aspek administrasi kependudukan yang berpotensi membuat keluarga tidak terdaftar sebagai penerima bansos dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), hingga kendala dalam mengakses program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Indonesia Pintar (PIP).

“Kemen PPPA akan berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait guna memastikan ketepatan sasaran program perlindungan sosial bagi anak” lanjutnya.

Selain penanganan kasus, ia menekankan pentingnya penguatan sistem pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, peran perangkat desa dan kelurahan harus diperkuat, terutama dalam pendataan warga dan deteksi dini kondisi anak.

“Tentu kita semua berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Setiap anak Indonesia harus dapat mengakses pendidikan tanpa harus mengorbankan keselamatan dan kesehatannya. Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bahwa pendidikan yang aman, layak, dan bermutu adalah hak seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali,” pungkas Arifah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan

Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:04 WIB

Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026 Pakai HP, Sudah Cair Belum?

Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026 Pakai HP, Sudah Cair Belum?

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59 WIB

Sebagai Wanita, Saya Malu Mendengar Usulan 'Gerbong Tengah' Menteri PPPA

Sebagai Wanita, Saya Malu Mendengar Usulan 'Gerbong Tengah' Menteri PPPA

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:06 WIB

Terkini

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

News | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU

Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

5 Varian Serum Garnier dan Perbedaannya, Ada untuk Peeling hingga Skin Barrier

5 Varian Serum Garnier dan Perbedaannya, Ada untuk Peeling hingga Skin Barrier

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:41 WIB

Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen

Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 13:37 WIB

Perbedaan Day Cream Garnier Pink dan Kuning dari Kandungan, SPF, hingga Harga

Perbedaan Day Cream Garnier Pink dan Kuning dari Kandungan, SPF, hingga Harga

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:37 WIB

10 Rekomendasi Kado Pernikahan Elektronik Murah, Bermanfaat untuk Pengantin Baru

10 Rekomendasi Kado Pernikahan Elektronik Murah, Bermanfaat untuk Pengantin Baru

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:31 WIB

MBG dan Argumen yang Terus Bergeser: Sebenarnya Apa yang Mau Diselesaikan?

MBG dan Argumen yang Terus Bergeser: Sebenarnya Apa yang Mau Diselesaikan?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:30 WIB

Produksi Padi September 2026 Anjlok 18,29 Persen, Dampak El Nino Mulai Terasa

Produksi Padi September 2026 Anjlok 18,29 Persen, Dampak El Nino Mulai Terasa

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:24 WIB

×