AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 Mei 2026 | 12:22 WIB
AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah
Arsip - Tentara AS yang mengenakan masker terlihat di depan pesawat angkut C-130 selama latihan militer di tengah wabah COVID-19 di Pangkalan Angkatan Udara AS Yokota di Fussa, di pinggiran Tokyo, Jepang, Mei 2020. (ANTARA/Reuters/Issei Kato/as)
baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat meluncurkan Project Freedom guna mengamankan navigasi perdagangan di Selat Hormuz.

  • Operasi ini melibatkan 15.000 personel dan aset tempur canggih demi menjaga stabilitas ekonomi.

  • Misi ini menggabungkan kekuatan militer dengan koordinasi diplomatik internasional melalui Maritime Freedom Construct.

Suara.com - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) resmi memulai Project Freedom untuk memulihkan stabilitas navigasi kapal komersial di Selat Hormuz pada 4 Mei 2026.

Langkah ini merupakan respon langsung atas instruksi Presiden guna melindungi kapal dagang yang melintasi koridor perdagangan internasional paling krusial di dunia.

Kehadiran militer ini menjadi krusial mengingat seperempat perdagangan minyak laut global serta komoditas bahan bakar dan pupuk bergantung sepenuhnya pada jalur ini.

Ilustarsi tentara AS [Brookings.edu]
Ilustarsi tentara AS [Brookings.edu]

Fokus utama misi ini adalah memastikan arus logistik dunia tetap berjalan tanpa hambatan di tengah dinamika keamanan kawasan yang meningkat.

Pengerahan kekuatan ini menandai babak baru dalam upaya menjaga keseimbangan ekonomi global melalui pengamanan jalur maritim yang strategis.

“Dukungan kami untuk misi defensif ini sangat penting bagi keamanan regional dan ekonomi global karena kami juga mempertahankan blokade angkatan laut,” kata Adm. Brad Cooper, Komandan CENTCOM.

Ilustrasi Tentara AS. [AFP]
Ilustrasi Tentara AS. [AFP]

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari pengumuman Departemen Luar Negeri AS pekan lalu mengenai penguatan koordinasi informasi antar mitra internasional.

Kerja sama tersebut dijalankan bersama Departemen Perang melalui wadah bertajuk Maritime Freedom Construct.

Sinergi ini menggabungkan tindakan diplomatik dengan koordinasi militer yang ketat sebagai tulang punggung kesuksesan Project Freedom.

baca juga

Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk menciptakan ruang navigasi yang lebih aman bagi seluruh aktor perdagangan dunia di wilayah tersebut.

Amerika Serikat tidak main-main dengan mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali untuk mengawal setiap pergerakan kapal di Selat Hormuz.

Dukungan udara pun disiagakan dengan melibatkan lebih dari 100 pesawat baik yang berbasis di darat maupun di kapal induk.

Teknologi modern turut dilibatkan melalui penggunaan platform nirawak multi-domain untuk pengawasan yang lebih komprehensif dan efisien.

Sebanyak 15.000 personel militer profesional diterjunkan secara langsung guna memastikan seluruh aspek operasional di lapangan berjalan lancar.

Pengerahan sumber daya yang masif ini mencerminkan betapa tingginya nilai strategis Selat Hormuz bagi kepentingan nasional dan internasional.

Selat Hormuz secara konsisten menjadi titik panas geopolitik karena perannya sebagai jalur utama bagi komoditas energi dari Timur Tengah menuju pasar global.

Upaya pengamanan melalui Project Freedom muncul sebagai solusi atas ancaman gangguan navigasi yang berpotensi memicu krisis energi global jika tidak ditangani dengan kekuatan militer dan diplomasi yang terintegrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz

Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:46 WIB

Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:31 WIB

Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini

Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:13 WIB

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:11 WIB

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

×