Polemik di Media Sosial Atas Rencana Pertemuan Ketua Umum Partai dengan Presiden Jokowi

Suara Cianjur | Suara.com

Kamis, 27 April 2023 | 17:31 WIB
Polemik di Media Sosial Atas Rencana Pertemuan Ketua Umum Partai dengan Presiden Jokowi
Rencana Presiden Jokowi untuk mengumpulkan ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi besar menuai pro dan kontra. (Dok. Humas DPP PAN)

SUARA CIANJUR - Pada Rabu (26/4/2023), Ketua Umum Partai Amanat Nasional mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo bermaksud mengumpulkan para ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi besar, di Istana Kepresidenan Jakarta.

"Nanti kita akan kumpul. Mudah-mudahan nanti cari waktu yang tepat, Bapak (Jokowi) akan mengumpulkan ketua-ketua umum partai untuk silaturahim," sebut Zulhas.

Menurutnya, waktunya belum diketahui kapan akan diadakan pertemuan tersebut. Namun, Menteri Perdagangan mengungkapkan bahwa pembahasan dinamika politik saat ini akan menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan tersebut. 

Dia juga menyatakan bahwa di antara banyak hal, pencalonan Ganjar Pranowo yang baru diusung oleh PDI Perjuangan akan menjadi salah satu topik yang akan dibahas.

"Ya (pencapresan Ganjar). Ini kan ketemuan. Besok KIB, habis itu tadi Bapak (Jokowi) mengundang ketum partai untuk ngopi bareng," ucap Zulhas.

Rencana pertemuan Jokowi dengan ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi besar belum terlaksana, namun menuai pro dan kontra di media sosial. 

Salah satu kritikusnya adalah mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu, yang mengkritisi langkah Presiden Jokowi dalam mengumpulkan para ketua umum partai politik tersebut. 

Melalui akun Instagram-nya @msaid_didu, Said Didu mempertanyakan niat Presiden Jokowi dalam menggelar pertemuan tersebut dan menilai bahwa langkah Jokowi tersebut bertujuan untuk menggiring para partai politik koalisi.

“Parpol. diatur Presiden utk calon Presiden berikutnya dan mereka semua membebek. Ini demokrasi apa ?” tulisnya pada Rabu, 26 April 2023.

Said Didu menanyakan dalam cuitannya apakah tindakan Jokowi untuk mengumpulkan para ketua umum partai politik merupakan sebuah usaha untuk mempertahankan oligarki.

“Mengatur persekongkolan oligarki ?” demikian cuitan Said Didu.

Tanggapan dari netizen terhadap cuitan Said Didu mendapat respons yang beragam. Ada yang setuju dan tidak setuju dengan pandangannya, sehingga timbul pro dan kontra di antara warganet.

“Presiden yang sekaligus petugas partai dapat tugas dari partai nya untuk mendukung Capres yang ditugaskan oleh partai nya,” tulis salah satu netizen.

“Monarchy berkedok Demokrasi. Nanti Presiden 2024 menguasai smp 2034  & digantikan putra mahkota yg skr berjasa menaikkan dia, 10 thn nanti berkuasa digantiin adiknya 10thn,” timpal netizen lainnya.

Beberapa komentar dari warganet yang masuk juga memperlihatkan upaya untuk membela Jokowi dan tujuannya dalam mengumpulkan ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pro Kontra Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol Koalisi Besar: Disebut Atur 'Persekongkolan'

Pro Kontra Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol Koalisi Besar: Disebut Atur 'Persekongkolan'

Kotak Suara | Kamis, 27 April 2023 | 15:50 WIB

Respons Sinyal Dukungan KIB untuk Prabowo, Gerindra: Kami Disatukan dengan Narasi Lanjutkan Legacy Jokowi

Respons Sinyal Dukungan KIB untuk Prabowo, Gerindra: Kami Disatukan dengan Narasi Lanjutkan Legacy Jokowi

Kotak Suara | Kamis, 27 April 2023 | 15:32 WIB

Dukungan PAN terhadap Ganjar Pranowo dan Erick Thohir di Pilpres 2024

Dukungan PAN terhadap Ganjar Pranowo dan Erick Thohir di Pilpres 2024

| Kamis, 27 April 2023 | 15:07 WIB

Terkini

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan

10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan

Bekaci | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:41 WIB

Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace

Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:41 WIB

Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah

Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah

Sulsel | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:32 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Gerakan 'Pantat Ngebor' Anwar Sanjaya Bikin MUI Meradang dan Minta KPI Bergerak

Gerakan 'Pantat Ngebor' Anwar Sanjaya Bikin MUI Meradang dan Minta KPI Bergerak

Bekaci | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:24 WIB

Jadwal Operasional BRI Wilayah Bali saat Libur Nyepi dan Idulfitri 2026

Jadwal Operasional BRI Wilayah Bali saat Libur Nyepi dan Idulfitri 2026

Bri | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:16 WIB

Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...

Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...

Bola | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:15 WIB

Stok BBM Sulsel Dipastikan Aman, Gubernur Andi Sudirman Imbau Warga Tidak Panik

Stok BBM Sulsel Dipastikan Aman, Gubernur Andi Sudirman Imbau Warga Tidak Panik

Sulsel | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:13 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB