SUARA CIANJUR – Dalam rangka menangani polemik keuangan PSSI, Erick Thohir telah menujuk akuntan publik Ernst & Young untuk lakukan audit keuangan. Kabarnya akuntan internasional ini sudah mendatangi kantor PSSI pada Rabu (26/4/2023).
Erick Thohir langsung memerintahkan Sekjen PSSI, Yunus Nusi untuk lakukan transparasi data keuangan.
"Saya sudah memerintahkan Sekjen PSSI agar bagian keuangan PSSI membuka semua data supaya transparan dan bisa diaudit secara maksimal," ujar Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @kitagaruda.ina, Jumat (28/4/2023).
Menurutnya, transparansi ini merupakan bentuk keseriusan PSSI untuk membersihkan pengelolaan sepak bola Indonesia dari praktek-praktek kecurangan keuangan.
“Ini bukti bahwa saya serius ingin bersih-bersih, baik PSSI maupun PT LIB. Di tahap awal, kami ke PSSI lebih dulu. Sebab, sebagai induk organisasi, bisa ditelusuri mulai dari aturan, kebijakan, hubungan antarlembaga, misalnya dengan PT LIB. Lalu bentuk-bentuk kerja sama hingga struktur keuangan," lanjut Erick Thohir.
Menanggapi hal ini, publik warganet menilai bahwa ada pihak yang sedang ketar-ketir.
“Kaya ya banyak yang ketar ketir cari solusi buang bukti. Tapi gue doain semua jajaran PSSI maupun PT.LIB semua ya pada bersih. Amin,” tulis akun Instagram @rizki_sil****.
Masalah keuangan ini bermula dimana saat PSM Makassar yang menjuarai BRI Liga 1 2022/2023 tidak mendapatkan hadiah. Hal ini merembet hingga ditemukan kejanggalan terhadap uang sponsor yang telah diberikan. (*)
Baca Juga: BAC 2023: Anthony Ginting Tunggal Putra Indonesia yang Tersisa di Perempat Final