Gunakan Kekuasaan untuk Kepentingan Golongan Sendiri, Jokowi Kena Sentil

Suara Cianjur

Rabu, 03 Mei 2023 | 17:08 WIB
Gunakan Kekuasaan untuk Kepentingan Golongan Sendiri, Jokowi Kena Sentil
Presiden Joko Widodo kena sindiran oleh analis politik Dedi Kurnia Syah. Hal ini dilontarkan karena Jokowi menggunakan kekuasaan untuk kepentingan politik praktis, dengan mengundang ketua umum parpol

SUARA CIANJUR - Menurut Dedi Kurnia Syah, seorang Analis Politik dan Direktur Indonesia Political Opinion (IPO), mengumpulkan para ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta pada malam Selasa (2/5) dalam acara silaturahmi yang diadakan oleh Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi dianggap tidak etis dilakukan oleh seorang kepala negara

Dedi mengkritik bahwa Jokowi telah menggunakan posisinya sebagai kepala negara untuk kegiatan politik praktis.

"Pertemuan itu jelas tidak etis karena menggunakan kantor presiden untuk kepentingan politik praktis," kritik Dedi.

Menurut pernyataan Dedi, dengan melakukan tindakan yang tidak etis seperti itu, Jokowi dianggap telah kehilangan kekuasaannya, terutama sebagai kepala negara.

"Jokowi kehilangan wibawa kepala negara karena telah menggunakan kekuasaan untuk kepentingan golongannya sendiri," ujarnya.

Dedi juga mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa pertemuan itu diadakan untuk membentuk Koalisi Besar dalam Pilpres 2024.

"Bisa saja pertemuan itu untuk mengupayakan koalisi besar sebagaimana yang selama ini memang Jokowi inginkan," ucap Dedi.

Dalam konteks ini, Dedi mengatakan bahwa meskipun demikian PDIP telah secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai calon presiden, sehingga hal ini dapat menunjukkan kemungkinan adanya perombakan dalam NasDem

Dia juga menambahkan bahwa NasDem tidak diundang dalam pertemuan malam ini oleh Presiden Jokowi.

"Membaca situasi di mana PDIP telah deklarasi kan Ganjar, dan Prabowo juga telah deklarasi sebagai Capres, maka potensi pertemuan itu untuk menandai resuffle kabinet, utamanya menentukan nasib Nasdem," sebutnya.

Dedi menyatakan bahwa ada kemungkinan NasDem akan dikeluarkan dari kabinet pemerintahan Jokowi, terutama setelah NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres mendatang.

"Karena Nasdem telah mengambil sikap usung Anies yang sampai detik ini terlihat tidak disukai Jokowi, bahkan cenderung ada upaya menggagalkan pengusungan Anies. Meskipun Reshuffle memang memiliki momentum, di mana Menkominfo sedang dibidik masalah rasuah," paparnya. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepopularitas Melebihi Ganjar Pranowo, Pantaskah Erick Thohir Menjadi Bacapres?

Kepopularitas Melebihi Ganjar Pranowo, Pantaskah Erick Thohir Menjadi Bacapres?

| Rabu, 03 Mei 2023 | 16:52 WIB

Akankah Elektabilitas Ganjar Pranowo Turun Karena Istilah Ini?

Akankah Elektabilitas Ganjar Pranowo Turun Karena Istilah Ini?

| Rabu, 03 Mei 2023 | 16:42 WIB

PDIP Sudah Tunjuk Ganjar Pranowo Capres, Gibran Tegaskan Masih Mengerucut Dua Nama

PDIP Sudah Tunjuk Ganjar Pranowo Capres, Gibran Tegaskan Masih Mengerucut Dua Nama

Surakarta | Rabu, 03 Mei 2023 | 16:18 WIB

Terkini

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:32 WIB

Tradisi Unik Jemaah Haji Sidrap: Singgah di Maros Ma'bello

Tradisi Unik Jemaah Haji Sidrap: Singgah di Maros Ma'bello

Sulsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:31 WIB

Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola

Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:30 WIB

4 Shio Akhirnya Keluar dari Masa Sulit pada 3 Juni 2026, Pikiran Jadi Tenang

4 Shio Akhirnya Keluar dari Masa Sulit pada 3 Juni 2026, Pikiran Jadi Tenang

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:30 WIB

Besok, Jemaah Haji Kloter Pertama asal Riau Tiba di Tanah Air

Besok, Jemaah Haji Kloter Pertama asal Riau Tiba di Tanah Air

Riau | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:28 WIB

Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS

Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:22 WIB

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Juni 2026: Bocoran Fitur Rawan Error Plus Amankan Voucher Draft

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Juni 2026: Bocoran Fitur Rawan Error Plus Amankan Voucher Draft

Tekno | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:10 WIB

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:05 WIB

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:03 WIB

Siapa Nanik S Deyang? Ini Profil Pengganti Kepala BGN yang Dicopot Presiden

Siapa Nanik S Deyang? Ini Profil Pengganti Kepala BGN yang Dicopot Presiden

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:00 WIB