"Bisnis mulu, beli pemain asing nahan-nahan," tulis akun @lon***.
"Bisnis doang, tapi prestasi zonk ya percuma," tulis akun @moc***.
Komentar-komentar itu menunjukkan kerinduannya akan prestasi yang gemilang dari Persija. Berbagai komentar dari warganet tersebut menunjukkan adanya beragam pendapat di kalangan Jakmania, dan hal ini adalah hal yang wajar dalam konteks perluasan bisnis klub sepak bola di era digital.
Persija tentunya perlu berupaya tidak hanya dalam mengembangkan bisnis, tetapi juga meningkatkan prestasi klub secara menyeluruh untuk memenangkan hati dan kepercayaan suporter yang lebih luas.(*)