"Badan tim nasional ini aneh. Apa dia ga tau, regulasi liga harus starting pemain u-23? Kalo diambil semua gimana soal regulasi liga nya? Kalo jawabannya "kan masih banyak pemain u-23". Apalagi timnas dong, banyak banget pemain u23 lain yg bisa dibawa," tulis akun @stu***.
"Lagian bukan kalender FIFA ini. Yang di atas-atas ini kebanyakan cari muka, biar keliatan kerja, biar keliatan punya prestasi ketika menjabat," lanjutnya.
Mereka berpendapat bahwa banyak keputusan diambil demi pencitraan dan pencapaian prestasi individu.
Diskusi mengenai keputusan ini mencerminkan kompleksitas yang terlibat dalam manajemen pemain antara klub dan timnas, serta refleksi kritis masyarakat terhadap pengelolaan sepakbola di Indonesia.(*)