Deli.Suara.com - BMKG Stasiun Meteorologi Klas II Maritim Belawan, mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, Jumat (15/7/2022).
BMKG memperkirakan gelombang tinggi dengan tinggi 1,25 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi perairan Aceh dan Sumut hingga Kepulauan Mentawai.
"Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan-Barat dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot," kata Kepala Stasiun Meteorologi Klas II Maritim Belawan, Sugiyono.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Jawa hingga NTT, perairan Kepulauan Sermata-Kepulauan Tanimbar, Laut Banda dan Laut Arafuru.
Kondisi ini berdampak kepada meningkatnya tinggi gelombang di perairan di wilayah Aceh dan Sumut. Adapun perairan yang mengalami tinggi gelombang hingga 2,5 meter, yakni Selat Malaka, dan Perairan Timur P Simeulue hingga Kepulauan Mentawai.
Kemudian perairan dengan tinggi gelombang mencapai empat meter terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias.
BMKG berharap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).
Kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).
Kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
Baca Juga: Datangkan Rudiger dan Tchouameni, Ancelotti Pastikan Real Madrid Sudah Selesai Belanja Pemain
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tukasnya.