Gelombang Baru Covid-19 Terjang Asia Pasifik, Ini 4 Negara dengan Kenaikan Kasus Tertinggi

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:28 WIB
Gelombang Baru Covid-19 Terjang Asia Pasifik, Ini 4 Negara dengan Kenaikan Kasus Tertinggi
Ilustrasi gelombang baru Covid-19. (Cottonbro dari Pexels)

Suara.com - Sejumlah negara melaporkan kenaikan kasus infeksi Covid-19. Diprediksi, gelombang baru Covid-19 telah menerjang kawasan Asia Pasifik dengan cepat, dan dikhawatirkan dapat membuat sistem kesehatan kembali ambruk.

Lonjakan kasus yang sebagian besar disebabkan oleh varian omicron BA.4 dan BA.5 itu mengganggu upaya di kawasan itu untuk memulihkan kondisi ekonomi yang mulai membaik.

Selandia Baru merupakan salah satu negara yang mengalami lonjakan kasus dan jumlah rawat inap. Negara berpenduduk 5,1 juta jiwa itu telah mencatat hampir 69.000 kasus aktif, 765 di antaranya harus dirawat.

Pemerintah setempat, pada Kamis (14/7/2022), mulai menyediakan masker dan tes cepat antigen gratis untuk mengurangi tekanan pada sistem kesehatannya yang dipenuhi pasien Covid-19.

Selain lonjakan jumlah kasus dan rawat inap, Selandia Baru juga menghadapi wabah flu musiman terburuk dan minimnya jumlah staf medis.

Di Jepang, kasus baru Covid-19 meningkat pesat ke angka tertinggi sejak awal tahun ini. Pada Rabu (13/7/2022), negara ini melaporkan hampir 95.000 kasus baru, naik 2,14 kali dibandingkan pekan lalu, menurut juru bicara pemerintah.

Pemerintah juga telah meminta warga untuk lebih waspada menjelang akhir pekan panjang dan libur musim panas sekolah.

Melansir dari Reuters, Menteri Kesehatan Shigeyuki Goto mengatakan angka kasus baru meningkat di setiap prefektur dan sepertinya bertambah dengan cepat.

"Ada kemungkinan akan lebih tinggi karena akhir pekan tiga hari dan liburan musim panas," kata dia.

Bahkan Tokyo menaikkan status kewaspadaannya ke level tertinggi.

Korea Selatan yang sempat dipuji atas penanganan Covid-19 yang dilakukannya di awal pandemi, pada Rabu (13/7/2022) mengalami lonjakan kasus harian hingga tiga kali lipat dalam sepekan, hingga mencapai lebih dari 39.000.

Para pejabat dan pakar memperkirakan kasus harian di Korsel dapat mencapai 200.000 pada pertengahan Agustus hingga akhir September.

Negara ini tengah memperluas pemberian vaksinasi booster, tetapi tidak berencana menerapkan pembatasan baru.

Negara lain yang juga terdampak gelombang baru Covid-19 adalah Australia. Bahkan disebutkan bahwa negara ini akan mengalami wabah Covid-19 terburuk dalam beberapa pekan mendatang akibat varian BA.4 dan BA.5 Omicron.

Tingkat rawat inap rumah sakit di Australia sudah mendekati level awal tahun ini ketika wabah Omicron meluas, dan sistem kesehatannya tertekan oleh banyaknya pasien Covid-19 dan flu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Bertambah 19 Orang, Mahulu Satu-satunya Zona Hijau

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Bertambah 19 Orang, Mahulu Satu-satunya Zona Hijau

Kaltim | Kamis, 14 Juli 2022 | 21:11 WIB

WHO Awasi Ketat Covid-19 Subvarian BA.2.75, Ketua Satgas IDI Ungkap Fakta Terbarunya

WHO Awasi Ketat Covid-19 Subvarian BA.2.75, Ketua Satgas IDI Ungkap Fakta Terbarunya

Health | Kamis, 14 Juli 2022 | 19:26 WIB

Tak Bosan Ingatkan Masyarakat Soal Protokol Kesehatan dan Vaksin Booster, Prof Wiku: Demi Keselamatan Kita Semua

Tak Bosan Ingatkan Masyarakat Soal Protokol Kesehatan dan Vaksin Booster, Prof Wiku: Demi Keselamatan Kita Semua

Health | Kamis, 14 Juli 2022 | 18:51 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB