Menjajal Batu Katak Bahorok, Surganya Para Pecinta Gua

Deli

Minggu, 11 September 2022 | 11:30 WIB
Menjajal Batu Katak Bahorok, Surganya Para Pecinta Gua
Menyusuri gua di Batu Katak. (Beni Nasution/Suara Deli)

Deli.Suara.com - Wisata Alam Batu Katak di Desa Batu Jonjong Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat memiliki beberapa objek wisata yang sangat menarik salah satunya gua yang sangat eksotis, Minggu (11/9/2022).

Gua yang berada di Batu Katak, memiliki stalaktit dan stalakmit yang menakjubkan. Tentunya, lokasi wisata alam ini menjadi surganya para pencinta goa.

Akses transportasi ke Batu Katak sangat mudah bagi wisatawan yang menginap di dalam dan sekitar kota Medan. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum.

Bagi wisatawan yang menggunakan angkutan umum, naik bus ke Bahorok, Langkat. Dibutuhkan sekitar 3-4 jam perjalanan ke Bahorok.

Sesampai di Bahorok, wisatawan disarankan untuk meminta kepada masyarakat sekitar agar tidak nyasar ke arah kawasan Bukit Lawang.

Akses jalan menuju Batu Katak belum sepenuhnya beraspal karena akses jalan menuju Batu Kodok. Jadi butuh waktu sekitar 2 jam untuk mencapai kawasan yang indah ini. 

Jika Anda bepergian dengan mobil pribadi, sebaiknya periksa kelaikan kendaraan  agar perjalanan aman dan nyaman.

Namun rasa lelah dan letih terbayarkan begitu sampai di Batu Kodok. Tentu saja, karena hutan hujan tropis, dengan udara sangat sejuk dan alami, khas pegunungan.

Tidak hanya kesejukan yang bisa kamu rasakan, kamu juga bisa melihat formasi bebatuan yang indah dan hamparan Sungai Bahorok yang jernih dan indah.

baca juga

Disarankan untuk beristirahat di penginapan yang ada sebelum menjelajahi gua. Hal ini karena turun ke dalam gua sangat sulit dan membutuhkan banyak tenaga.

Bagi yang ingin menyusuri gua, pengelola membutuhkan pemandu caving agar wisatawan tidak tersesat, dan sangat berbahaya berlama-lama berada di dalam gua.

Menjelajahi gua tidaklah sembarangan karena harus mengikuti aturan dan tata cara untuk turun gua.

Hal terpenting dalam sebuah wisata yang tergolong petualangan adalah mengikuti pemandu karena dialah yang paling tahu kondisi dan isi di dalam gua. 

Juga ingat Anda harus melengkapi peralatan seperti  penerangan (headlamp), sepatu atau sandal, seragam lapangan, dry bag, kotal P3K, tali, dan lainnya.

Pastinya, sebelum melakukan aktivitas menyusuri gua tersebut alat itu selalu di cek keadaannya, karena alat tersebut sangat mendukung keberhasilan saat susur gua. Dan tak lupa sebelum menyusuri gua berdoa, sebagai bentuk minta pertolongan kepada Tuhan. 

Gua Air 
Setelah siap semua, barulah aktivitas petualangan dimulai. Tercatat ada 25 gua yang ada di Dusun Batu Katak ini. 

Namun, gua yang sering didatangi oleh para caving yakni Gua Air, karena gua ini memiliki panjang  mencapai 700 meter. Selain itu gua ini juga memiliki staklatit dan stalagmit yang sangat indah. 

Salah seorang pengunjung melihat eksotisnya Gua Air di Batu Katak. [Beni Nasution/Suara Deli.]
Salah seorang pengunjung melihat eksotisnya Gua Air di Batu Katak. (sumber: Beni Nasution/Suara Deli.)

Untuk tracking menuju ke Gua Air membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 jam lamanya, tergantung fisik masing-masing. Di sepanjang perjalanan, kita tak akan bosan melihat karya Sang Pencipta itu. Hutan yang sangat rapat, sungai yang indah terpancar di sepanjang perjalanan. 

Sesekali kita akan melihat para petani karet sedang memanen getah karet tersebut. Wajah para petani yang murah senyum menyapa para wisatawan. 

Terlihat kita sebagai tamu istimewa, dan selalu tertarik datang kapan pun. Keindahan menuju gua pun semakin lengkap dengan suara burung dan Siamang, seakan menyapa pengunjung.

Sebelum sampai ke tempat yang dituju, wisatawan pun harus menyusuri sungai kecil. Di sepanjang sungai itu harus berhati-hati, karena kita tidak tau hewan apa yang ada di sungai tersebut. 

Selain itu juga kedalaman sungai belum bisa ditentukan, walaupun sungai itu terlihat tidak dalam dan tidak berbahaya. 

Sesampai di mulut gua, rasa seram pun muncul. Sebab mulut gua ini lebarnya sekitar satu meter dan panjangnya hanya sebesar orang dewasa. 

Ritual Puntung Rokok

Sebelum masuk, ada ritual penduduk setempat yang memberikan puntung rokok di mulut gua ini. Konon katanya sebagai ritual persembahan kepada penghuni itu, ya bagi yang percaya. 

Nah, begitu melangkahkan kaki ke dalam gua, rasa ketakutan itu pun mulai sirna. Para caving disuguhi dengan pemandangan yang cukup menakjubkan. 

Awal berjalan di gua, kita bisa melihat kolam air yang memancarkan air dari tanah yang seakan tak ada habisnya. Semakin menjorok ke dalam, kolam-kolam air itu berganti dengan sungai kecil. 

Ya, inilah sebabnya nama gua itu disebut Gua Air. Karena 90 persen gua ini dilalui oleh sungai kecil dengan panjang gua sekitar 700 meter.

Tak hanya sungai, stalaktit dan stalagmit melekat dengan indahnya. Beraneka ragam warnanya yakni memiliki warna orange, kuning, putih dan warna lainnya dengan ukurang sekitar 5-15 M, melekat di dinding gua. Para caving pun akan termanjakan dengan kemolekkan di dalam gua ini dan tak lupa mengabadikannya.

Satwa di dalam gua pun akan terlihat, pastinya yang mendominasi kelelawar, jangkrik yang melekat di atas gua tersebut. Ini menunjukkan makanan di dalam gua cukup bagus. 

Namun, satwa yang paling dihindari yakni ular air atau jenis lainnya. Itulah dianjurkan membawa obat-obatan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. 

Banyaknya stalaktit dan stalakmit yang melekat di dinding gua tersebut terlihat area ini masih sangat asri dan jarang dijamah oleh orang. 

Sebab pertumbuhan stalaktit dan stalagmit sangat membutuhkan waktu yang lama. 

Menurut penelitian, 1 tahun hanya berkembang 2 milimeter. Kebayang, jika itu panjangnya mencapai 15 meter pastinya sudah berpuluh tahun dan bahkan ratusan tahun masa tumbuhnya.

Para susur gua pun dianjurkan tidak memegang apalagi merusaknya. Jika ini dilakukan, pastinya generasi selanjutnya tidak dapat melihat keindahan tersebut. 

Gua ini pun sering dijadikan bahan penelitian baik itu dilakukan oleh geologi maupun para pecinta alam. Sebab, daerah ini masih banyak menyimpan flora dan fauna, mengingat kawasan ini sudah sangat dekat dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan, Partai NasDem Sumut Surati Kapolri dan Propam

Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan, Partai NasDem Sumut Surati Kapolri dan Propam

Sumut | Kamis, 08 September 2022 | 19:22 WIB

Partai Nasdem Sumut Surati Kapolri Terkait Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan

Partai Nasdem Sumut Surati Kapolri Terkait Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan

Deli | Kamis, 08 September 2022 | 18:40 WIB

Alat Pijat Gua Sha Modern Bisa Bantu Bantu Penyerapan Skincare dengan Hasil Maksimal, Apa Iya?

Alat Pijat Gua Sha Modern Bisa Bantu Bantu Penyerapan Skincare dengan Hasil Maksimal, Apa Iya?

Lifestyle | Kamis, 08 September 2022 | 21:15 WIB

Mediasi Perselisihan Warga vs Perusahaan Sawit, Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan

Mediasi Perselisihan Warga vs Perusahaan Sawit, Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan

Deli | Kamis, 08 September 2022 | 17:36 WIB

Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan, Begini Perkaranya

Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan, Begini Perkaranya

Sumut | Kamis, 08 September 2022 | 16:09 WIB

Tak Cuma Wajah, Gua Sha Ternyata Juga Bermanfaat untuk Kulit Kepala

Tak Cuma Wajah, Gua Sha Ternyata Juga Bermanfaat untuk Kulit Kepala

Health | Selasa, 06 September 2022 | 08:30 WIB

Keluhan Petani Karet di Langkat di Tengah Kenaikan Harga BBM-Harga Karet Anjlok

Keluhan Petani Karet di Langkat di Tengah Kenaikan Harga BBM-Harga Karet Anjlok

Sumut | Senin, 05 September 2022 | 17:21 WIB

Terkini

Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang

Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi

Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI

Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi

Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi

Sulsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:31 WIB

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:20 WIB

×