Universitas Jember Berhasil Kembangkan Teknologi Percepat Budidaya Anggrek

Deli

Senin, 17 Oktober 2022 | 18:25 WIB
Universitas Jember Berhasil Kembangkan Teknologi Percepat Budidaya Anggrek
Teknologi Budidaya Anggrek Universitas Jember

Deli.Suara.com – Indonesia memiliki banyak varietas anggrek asli yang menjadi sumber genetik yang tidak dimiliki negara lain. Anggrek sendiri merupakan tanaman yang sering dibudidayakan oleh masyarakat. Biasanya butuh waktu sekitar lima belas bulan agar anggrek bisa dipanen bunganya.

Karena lamanya waktu panen, sebagian orang mencoba mengembangkan teknologi agar budidaya anggrek bisa lebih cepat. Seperti yang dilakukan para Peneliti Unit Pelaksana Teknis (UPT) Agrotechnopark Orchid Nursery Universitas Jember, Jawa Timur.

“Setelah mengembangkan teknologi kultur in vitro pada tanaman anggrek, kami sedang mengembangkan teknologi Temporary Immersion Liquid Culture System (TILCS) untuk memperpendek waktu budidaya anggrek,” jelas peneliti Unej Parawita Dewanti dalam siaran pers yang diterima di Jember pada hari Sabtu.

Menurut Parawita, dengan teknologi TILCS yang menggunakan kultur cair, pertumbuhan anggrek lebih cepat empat bulan dibandingkan dengan cara biasa. Tak hanya itu, dengan menggunakan teknologi ini, aklitimasi anggrek juga lebih cepat.

Biasanya, anggrek muda baru bisa di aklitimasi pada usia 10-12 bulan. Tapi, dengan teknologi ini, anggrek muda bisa di aklitimasi di usia 6-8 bulan. Para peneliti di UPT Agrotechnopark juga mengembangkan dua varietas baru yang dinamai Dendobrium Unej-1 dan Dendobrium Unej-2 di tahun 2019.

“Kami juga mengembangkan dan memproduksi penyimpanan benih sintetik anggrek,” ujar Parawita.

“Penyimpanan benih sintetik anggrek selain aman juga praktis,” tukasnya.

Ketua UPT Agrotechnopark Unej, Usmadi juga mengatakan bahwa tanaman ini berpotensi menjadi bisnis yang menjanjikan mengingat harganya yang relatif stabil dibanding komoditas pertanian lainnya.

Ia juga mengatakan kekhasan tanaman ini yang ada pada warna bunga, bentuk dan juga ketahanan tanaman ini yang lama.

baca juga

“Perawatannya pun mudah mengingat anggrek cocok di iklim tropis Indonesia,” ucap Usmadi selaku Ketua UPT.

Tanaman anggrek memang tanaman yang unik dan memiliki beragam macam jenis. Untuk merawatnya pun butuh ketelatenan. Anggrek tanah, anggrek bulan, anggrek vanda dan anggrek dendobrium yang dikembangkan UPT Argotechnopark Unej merupakan salah satu jenis anggrek yang cantik.

“Dan jangan lupa, Indonesia memiliki banyak varietas anggrek asli yang menjadi sumber genetik yang tidak dimiliki negara lain. Anggrek asli Indonesia itu berpotensi dieksplor ke luar negeri,” tutur Usmadi terkait banyaknya varietas anggrek cantik yang ada di negeri ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Ekshibisionisme Berkeliaran di Kampus, Polres Jember Bentuk Tim Berantas

Pelaku Ekshibisionisme Berkeliaran di Kampus, Polres Jember Bentuk Tim Berantas

Malang | Jum'at, 30 September 2022 | 18:56 WIB

Polisi Sebut Tak Ada Kejanggalan pada Kematian Mahasiswi Unej, Autopsi Ungkap karena Penyakit

Polisi Sebut Tak Ada Kejanggalan pada Kematian Mahasiswi Unej, Autopsi Ungkap karena Penyakit

Malang | Kamis, 29 September 2022 | 11:08 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×