Orang Tua Berhati-hatilah, ini 10 Kebiasaan Buruk Merusak Ginjal Anak

Deli | Suara.com

Senin, 17 Oktober 2022 | 20:06 WIB
Orang Tua Berhati-hatilah, ini 10 Kebiasaan Buruk Merusak Ginjal Anak
10 Kebiasaan Buruk Merusak Ginjal Anak (https://asset.kompas.com/)

Deli.suara.com – Kerusakan ginjal tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa saja, namun ternyata juga bisa dialami anak-anak. Dikutip dari kemkes.co.id, ginjal merupakan organ vital dalam tubuh yang berfungsi sebagai organ ekskresi dalam tubuh yang berbentuk mirip kacang dan terletak dibelakang perut atau abdomen.

Diketahui ginjal terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa. Karena pentingnya fungsi ginjal, maka penting untuk mengetahui kebiasaan apa saja yang bisa merusak ginjal, khususnya pada anak.

Melansir cnnindonesia.com dari berbagai sumber, berikut beberapa kebiasaan buruk merusak ginjal anak:

1. Terlalu banyak makan gula

Kadar gula darah di atas 180 mg/dl menyebabkan ginjal mengeluarkan gula dalam urine. Artinya, pada kondisi diabetes, kelebihan gula dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

Jadi, orang tua disarankan untuk terlalu banyak memberikan makanan dan minuman manis pada anak agar ginjal tetap sehat.

2. Sering makan yang asin-asin

Sering menggunakan garam secara berlebihan dalam makanan dapat menimbulkan ancaman bagi ginjal. Mengonsumsi terlalu banyak makanan asin tak hanya menghasilkan beban natrium yang berlebihan, tetapi juga menyebabkan hipertensi.

3. Kurang minum air

Asupan air yang rendah juga merupakan salah satu alasan utama berkembangnya batu ginjal. Dehidrasi merupakan salah satu penyebab utama penyakit ginjal.

Faktanya, mengonsumsi jumlah air yang cukup dapat membantu ginjal mengeluarkan natrium dan racun dari tubuh. Biasakan anak untuk meminum air sebanyak 5 gelas untuk usia 1-3 tahun dan 6-7 gelas untuk anak usia 4-8 tahun.

4. Kurang tidur

Rendahnya kualitas tidur juga bisa memicu masalah pada ginjal. Tidur adalah waktu yang penting bagi ginjal untuk meregenerasi jaringan yang rusak.

Siklus tidur-bangun yang buruk tidak hanya merusak ginjal, tetapi juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan aterosklerosis, yang pada gilirannya dapat menyebabkan penurunan aliran darah ginjal.

Anjurkan anak untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup di malam hari yaitu 9-12 jam setiap malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPOM RI Pastikan Produk Obat Penyebab Gagal Ginjal Anak Gambia Tidak Terdaftar di Indonesia

BPOM RI Pastikan Produk Obat Penyebab Gagal Ginjal Anak Gambia Tidak Terdaftar di Indonesia

| Minggu, 16 Oktober 2022 | 19:39 WIB

Cegah Penyakit Ginjal Akut Seperti di Gambia, BPOM Larang Obat Batuk Pakai 2 Bahan Ini

Cegah Penyakit Ginjal Akut Seperti di Gambia, BPOM Larang Obat Batuk Pakai 2 Bahan Ini

Health | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 16:05 WIB

Anak yang Alami Gangguan Ginjal Akut Misterius Tidak Boleh Banyak Minum, Ini Alasannya

Anak yang Alami Gangguan Ginjal Akut Misterius Tidak Boleh Banyak Minum, Ini Alasannya

Health | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:29 WIB

Terkini

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

dr. Myta Aprilia Azmi Meninggal Diduga Overwork Saat Internsip, Ini Tuntutan Keras Alumni FK Unsri

dr. Myta Aprilia Azmi Meninggal Diduga Overwork Saat Internsip, Ini Tuntutan Keras Alumni FK Unsri

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:20 WIB

Jam Terbaik Belanja di Pasar Cinde: Cara Dapat Barang Antik Murah yang Jarang Diketahui

Jam Terbaik Belanja di Pasar Cinde: Cara Dapat Barang Antik Murah yang Jarang Diketahui

Sumsel | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:00 WIB

Bukan Cuma Debu, Ini 7 Pembunuh Senyap Warna Bodi Motor Jadi Tak Estetik

Bukan Cuma Debu, Ini 7 Pembunuh Senyap Warna Bodi Motor Jadi Tak Estetik

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:00 WIB

Kasus Lansia Tewas Dihajar di Pekanbaru: Pencurian Jadi Pembunuhan Berencana

Kasus Lansia Tewas Dihajar di Pekanbaru: Pencurian Jadi Pembunuhan Berencana

Riau | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:55 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kembali Pacaran dengan Ari Lasso, Dearly Djoshua Semprot Haters dan Beri Ultimatum Pelakor

Kembali Pacaran dengan Ari Lasso, Dearly Djoshua Semprot Haters dan Beri Ultimatum Pelakor

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:45 WIB

Dari Smart School hingga Beasiswa, Strategi Pemprov Sulsel Wujudkan Pendidikan Merata

Dari Smart School hingga Beasiswa, Strategi Pemprov Sulsel Wujudkan Pendidikan Merata

Sulsel | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Daftar Harga HP Samsung Terbaru 2026: Pilihan Flagship hingga Entry-Level

Daftar Harga HP Samsung Terbaru 2026: Pilihan Flagship hingga Entry-Level

Tekno | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:30 WIB