Pemerintah Akhirnya Temukan Obat Gagal Ginjal Akut Pada Anak!

Deli

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 17:14 WIB
Pemerintah Akhirnya Temukan Obat Gagal Ginjal Akut Pada Anak!
images.bisnis-cdn.com

Deli.Suara.com - Pemerintah akhirnya menemukan obat gagal ginjal akut pada anak. Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, bahwa pemerintah sudah memperoleh obat yang relevan untuk menyembuhkan penyakit gagal ginjal akut progresif atipikal (Acute Kidney Injury/AKI). 

"Begitu kami tahu penyebabnya apa, toxic-nya apa, kami mencari obatnya untuk para balita yang masuk rumah sakit. Sudah ketemu obatnya, namanya Fomepizole (injeksi)," kata Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers AKI di Jakarta pada Jumat (21/10/2022).

Sejatinya, obat tersebut belum ada di Indonesia dan hanya ada dari produsen di Singapura. Oleh karena itu, Menkes Budi tengah berupaya mendatangkan obat tersebut. 

Saat ini tercatat pemerintah telah memesan 200 vial fomepizole dengan harga satuan mencapai Rp16 juta. Di mana, satu vial bisa untuk satu orang. "Ada beberapa kali injeksi tapi bisa cukup satu vial," kata Budi.

Sementara untuk reaksi dari obat Fomepizole, kata Budi, memicu perbaikan gejala pasien, dan sebagian pasien lainnya stabil. "Jadi kami merasa lebih yakin bahwa obat ini efektif. Sekarang Pemerintah Indonesia mendatangkan lebih banyak lagi untuk pasien yang ada sekarang, karena kita sudah tahu penyebabnya apa, itu bisa diobati," katanya.

Kemenkes mencatat, terdapat sebanyak 133 jiwa meninggal dunia dari total pasien yang dirawat sebanyak 241 orang di 22 provinsi. Bersyukur pemerintah akhirnya menemukan obat gagal ginjal akut pada anak. 

Sebelumnya, dr. Lies, Direktur Utama (Dirut) RSCM menyebutkan, salah satu upaya yang dilakukan oleh RSCM adalah membeli obat penawar dari luar negeri setelah melakukan diskusi dengan dua profesor dari Inggris dan Australia yang memantau kasus serupa di Gambia, Afrika Barat serta penelitian secara literatur.

"Ternyata ada zat yang terkandung dalam obat tertentu yang bisa mengikat racun dalam tubuh seseorang. Setelah dicari, ternyata salah satunya yang menjual adalah Singapura," jelas dr. Lies dalam konferensi pers kasus GgGAPA di RSCM, Kamis (20/10/2022).

Dia mengatakan, RSCM membeli 10 vial obat penawar tersebut setelah memperoleh izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Obat tersebut tiba di Indonesia pada Selasa (18/10/2022) dan langsung diberikan kepada pasien yang dirawat di RSCM.

baca juga

"Hasilnya kita tunggu dulu karena baru dua hari (obat diberikan kepada pasien) jadi kita belum bisa menyampaikan secara pasti (hasilnya) walaupun sebagian menunjukkan perbaikan," papar dr. Lies.

Dr. Lies menyatakan, dosis obat penawar per satu vial diberikan, salah satunya, berdasarkan berat badan pasien. Berkaitan dengan hal tersebut, RSCM menggunakan dua vial perhari untuk sepuluh pasien anak gangguan ginjal akut atipikal progresif sehingga total obat yang telah diberikan hingga hari ini adalah empat vial.

Mari kita bersyukur akhirnya Pemerintah menemukan obat gagal ginjal akut pada anak. Semoga penyakit ini segera berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2022 di Tanjung Sari Diwarnai Kemunculan 'Pocong'

Peringatan Hari Santri Nasional 2022 di Tanjung Sari Diwarnai Kemunculan 'Pocong'

Lampung | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 17:02 WIB

Bikin Nathalie Holscher Kaget, Lucinta Luna Ngaku Pernah Dekat dengan Frans Faisal

Bikin Nathalie Holscher Kaget, Lucinta Luna Ngaku Pernah Dekat dengan Frans Faisal

Entertainment | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 17:01 WIB

Jokowi Singgung Golkar Agar Tak Sembrono Nyapres 2024, Sindir Surya Paloh?

Jokowi Singgung Golkar Agar Tak Sembrono Nyapres 2024, Sindir Surya Paloh?

Kalbar | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

×