Nama Bripka Andry Darmairawan sempat menjadi buah bibir pengguna media sosial karena aksinya membongkar perilaku atasannya sendiri. Ia mengungkap adanya dugaan setoran uang senilai Rp 650 juta ke atasannya yakni Danyon B Pelopor Polda Riau Kompol Petrus Hottiner Simamora.
Setelah kisahnya muncul, ternyata keberadaan Andry tidak diketahui. Menurut keterangan Kabid Humas Polda Riau Kombes Nandang Mu'min, Bripka Andry telah desersi atau meninggalkan tugas sejak 3 Maret 2023.
Ia desersi setelah dimutasi ke Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Riau.
"Bripka A desersi. Sejak dimutasi tanggal 3 maret 2023 tidak melaksanakan dinas," kata Nandang kepada wartawan, Kamis (8/6/2023).
Keberadaan Bripka Andry masih dicari hingga saat ini. Bahkan Bripka Andry juga dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO.
"Saat ini statusnya masih dilakukan pencarian namun sudah diterbitkan DPO oleh komandan satuannya," terangnya.
Sebelumnya, media sosial sempat dihebohkan pengakuan Anggota Brimob Polda Riau bernama Bripka Andry Darmairawan terkait setoran uang senilai Rp650 juta kepada atasannya Danyon B Pelopor Polda Riau Kompol Petrus Hottiner Simamora.
Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Bripka Andry turut menyertakan bukti-bukti berupa percakapan dengan Kompol Petrus hingga bukti transferan uang. Curhatan tersebut disampaikan Bripka Andry karena tak terima dimutasi dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Riau.
Atas hal tersebut, Kompol Petrus kekinian telah dicopot dari jabatannya. Ia dicopot dalam rangka pemeriksaan.
Baca Juga: 4 Cara Menggunakan Sinergi Mage di Magic Chess Mobile Legends
"Kompol Petrus pun saat ini sudah dicopot jabatannya dalam rangka pemeriksaan," kata Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Johanes Setiawan kepada wartawan, Senin (5/6/2023).
Johanes mengklaim masih mendalami kebenaran daripada pengakuan Bripka Andry terkait setoran tersebut.