Blak-blakan Gus Choi NasDem Tak Setuju Jika AHY Jadi Cawapres Anies, Siapa yang Pantas?

Deli Suara.Com
Selasa, 13 Juni 2023 | 11:26 WIB
Blak-blakan Gus Choi NasDem Tak Setuju Jika AHY Jadi Cawapres Anies, Siapa yang Pantas?
Anies dan AHY

Sorotan tajam datang dari Ketua DPP Partai NasDem, Effendy Choiri, terkait penunjukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat, sebagai calon wakil presiden Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 mendatang.

Politikus yang akrab disapa Gus Choi itu secara gamblang tidak setuju apabila AHY menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies. Pernyataan itu disampaikannya melalui gelar wicara bersama Akbar Faizal.

Meskipun NasDem telah memperoleh dukungan dari beberapa partai koalisi, Gus Choi mengungkapkan keinginannya untuk melihat kekuatan baru.

"Kita bertiga ini ingin menang, kita sekarang sudah punya tiga kekuatan Demokrat, PKS, NasDem. Kita ingin ada kekuatan lain, kekuatan lain, kekuatan lain siapa di Indonesia ini," ujar Effendy melalui kanal Youtube Akbar Faizal yang diunggah pada Minggu (11/6/2023).

"Kelompok atau komunitas atau sosiokultural terbesar siapa di sini, dan mereka itu ada di mana adalah NU. Mereka ada di mana pada umumnya, ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur," tambahnya.

Namun, Demokrat juga tidak menolak pendapat NasDem justru mereka setuju dengan fakta tersebut.

"Mas Anies punya kelebihan, Mas AHY jelas anak muda di sini. Kita mau nambah kekuatan, kekuatan dari kekuatan kultur, sosiokultural namanya Nahdlatul Ulama maka ini harus direpresentasikan di sini," ujar Effendy.

"Di mana? ya di wakil presiden dan itu setuju nggak Mas AHY? Setuju, gak ada yang menolak di situ," imbuhnya.

Selain itu, pria yang biasa akrab dipanggil Gus Choi itu juga menambahkan bahwa saat ini NasDem tengah mempertimbangkan dan mendiskusikan hal itu untuk menetapkan keputusan final nanti.

Baca Juga: Anies Kritik Jokowi Soal 'Lucuti' Wewenang Provinsi, Ekonom Ini Beberkan Borok Pemda Yang Suka Nyimpen Duit Proyek

"Lalu siapa orangnya? Sekarang semua sedang diinventariskan, sedang didiskusikan. Sekarang perlu kesabaran." kata dia.

Sementara itu, pengamat politik Adi Prayitno menilai bahwa kiranya sulit untuk merealisasikan NU menjadi bagian dari Anies, sebab masih ada PKS di kelompok oposisi. 

"Jadi sebetulnya cukup rasional kalo kemudian Nasdem dan Anies itu mencoba untuk mengakumulasi kekuatan politik NU. Bukan hanya terdistribusi ke Ganjar dan prabowo Subianto," ujar Adi melalui kanal Youtube Akbar Faizal.

"Tapi gak logic-nya itu agak sedikit rumit membayangkan NU akan menjadi bagian dari Anies Baswedan kalo di situ ada PKS," imbuhnya.

Menurutnya, melihat bahwa NU dan PKS merupakan kelompok yang saling berseberangan apalagi dalam hal akidah dan ibadah Islam. 

"Kita tau persis pertarungan-pertarungan di bawah yang suka membid'ah bid'ahkan ibadah-ibadah NU selama inikan aktivis-aktivis PKS" kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI