Beredar kabar bahwa Anies Baswedan batal mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres) karena perusahaan Jusuf Kalla korupsi.
Kabar ini dibagikan oleh akun Facebook bernama 'Doa Ibu' dengan mengunggah video yang memuat naasi Anies gagal nyapres.
Dalam tangkapan layar video tersebut memuat judul dengan narasi 'MODYAARR ANIES KET1BAN IMB4S PERUSAHAAN JEKA DIG3LDAH?'.
Selain itu, tertulis pula judul thumbnail 'Anies Kena Dampak Bisnis Bosnya Diperiksa' dengan menampakkan potret Anies Baswedan, Jusuf Kalla dan Jaksa ST Burhanuddin.
Lantas benarkah Anies Baswedan batal nyapres gegara Jusuf Kalla?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, konten tersebut memuat beberapa informasi yang salah. Unggahan Facebook tersebut memuat thumbnail hasil editan.
Sementara isi video tersebut memuat potongan-potongan peristiwa yang tidak berkaitan. Selain itu, Anies Baswedan sama sekali tidak menyatakan pengunduran dirinya dari kontestasi politik Pilpres 2024.
Pada awal video, ditemukan video identik dengan video yang diunggah oleh kanal Youtube milik KOMPASTV dengan judul "Kejaksaan Agung Naikkan Kasus Korupsi Tower Transmisi PT PLN ke Penyidikan".
Video identik lainya adalah saat Jusuf Kalla terlihat sedang berpidato seperti yang diunggah kanal Youtube milik Tribunnews dengan judul "Jusuf Kalla Menyinggung Anies Baswedan 'Berhutang' pada PKS: Menang Pilpres, Selesaikan Masalah Ini".
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Anies Baswedan gagal jadi capres akibat imbas dari perusahaan Jusuf Kalla yang korupsi adalah salah.