Viral Video Anies Baswedan Sebut Taman Untuk Parkir Air 'Diketawain', Padahal Ada Penjelasan Ilmiahnya

Deli

Rabu, 14 Juni 2023 | 13:51 WIB
Viral Video Anies Baswedan Sebut Taman Untuk Parkir Air 'Diketawain', Padahal Ada Penjelasan Ilmiahnya
Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan (tengah) (Suara.com/Alfian Winanto)

Video eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menceritakan soal desain taman untuk menampung atau parkir air kembali viral. Potongan video itu diambil oleh pengguna Twitter muispebrianto dari YouTube Anies Baswedan. 

"Video lama tapi enak untuk diketawain" 

Dalam video tersebut Anies menjelaskan bahwa taman di samping sungai bisa difungsikan sebagai 'parkiran air' saat musim hujan tiba.

"Ada taman yang posisinya di samping sungai, sehingga dia pada saat  musim hujan pada saat sungai airnya meningkat didesain untuk menampung air sungai. Jadi parkir airnya di taman," ujar Anies Baswedan. 

"Kalau ada yang bilang, 'pak tamannya banjir'. Itu bukan banjir tapi parkir air, jadi di taman diparkirin air, nanti ketika musim kering airnya sungainya turun, maka tamannya turun."

Potongan video itu langsung viral dan menuai pro kontra dari Twitter. Salah satu pengguna @dapitnih menjelaskan bahwa yang dipaparkan Anies Baswedan dari segi keilmuwan disebut Bio Swales. 

"Bio Swales ga ada yang lucu kalo mau pintar dikit sih," kata dia. 

Dikutip dari situs MMSD, bioswales adalah fitur lanskap yang mengumpulkan limpasan air hujan yang tercemar, merendamnya ke dalam tanah, dan menyaring polusi. Bioswales mirip dengan taman hujan tetapi dirancang untuk menangkap lebih banyak limpasan yang berasal dari area permukaan yang lebih luas seperti jalan dan tempat parkir.

Mereka juga memiliki fitur desain yang lebih rumit seperti lapisan tanah dan kerikil yang direkayasa, underdrains pipa berlubang, dan struktur luapan untuk membantu menangani limpasan dari badai yang lebih besar. 

baca juga

Mirip dengan taman hujan, bioswales menggunakan tanaman asli untuk membantu menyerap lebih banyak air dan mencegah erosi. Biasanya, seorang insinyur dan arsitek lanskap diperlukan untuk memastikan bioswale dirancang dan dibangun dengan benar.

Sementara itu dikutip dari situs nrcsolution, bioswales adalah alternatif mengatasi luapan air dengan menggunakan area dataran rendah bervegetasi atau palung yang menggunakan bahan tanaman dan campuran tanah khusus untuk mengolah, menyerap, dan mengalirkan limpasan air hujan. 

Mereka mengalirkan limpasan air hujan dari jalan raya atau tempat parkir ke sistem saluran pembuangan badai atau area retensi lainnya. Bioswales menyediakan lansekap yang, tergantung pada spesies tumbuhan yang dipilih, dapat menciptakan habitat bagi burung, kupu-kupu, dan satwa liar setempat.

Bioswales bisa efektif di wilayah mana pun karena dapat disesuaikan dengan lokasi pemasangan tertentu dengan menggabungkan tanaman asli. Mereka mungkin dirancang untuk menampung air ukuran apa pun tetapi paling efektif dalam menghadapi peristiwa hujan kecil yang sering terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dear Anies Baswedan, Ini Saran Momen yang Tepat Umumkan Cawapres Biar Berkah

Dear Anies Baswedan, Ini Saran Momen yang Tepat Umumkan Cawapres Biar Berkah

Deli | Rabu, 14 Juni 2023 | 13:47 WIB

Dukungan kepada Anies Baswedan Disebut Guru Besar Unpad Jadi Pemicu Gejolak Nasdem Indramayu

Dukungan kepada Anies Baswedan Disebut Guru Besar Unpad Jadi Pemicu Gejolak Nasdem Indramayu

Jabar | Rabu, 14 Juni 2023 | 12:57 WIB

Heboh Perempuan Joget Seksi Pakai Seragam Polisi, Netizen: Sejak Kapan Polwan Rambutnya Panjang Ya?

Heboh Perempuan Joget Seksi Pakai Seragam Polisi, Netizen: Sejak Kapan Polwan Rambutnya Panjang Ya?

Deli | Rabu, 14 Juni 2023 | 12:48 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×