Ketua Umum PSSI Erick Thohir merasa kecewa karena ada klub yang tidak melepas pemainnya ke timnas Indonesia tepat waktu. Erick akan memperketat aturan tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Erick Thohir setelah ada sejumlah tim telat mengirimkan pemainnya ke Timnas Indonesia untuk persiapan FIFA Matchday Juni 2023.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong telah memanggil 26 pemain untuk melawan Timnas Palestina dan Timnas Argentina. Skuad Garuda itu mulai berlatih pada 5 Juni 2023.
Namun dua pemain Persija yaitu Witan Sulaeman dan Rizky Ridho baru bergabung di Timnas Indonesia pada 11 Juni 2023. Padahal, Persija tak punya agenda seperti PSM Makassar yang berlaga di play-off Liga Champions Asia 2023-2024.
Hal inilah yang membuat Erick Thohir kecewa karena sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan klub untuk melepas pemainnya bergabung ke timnas.
"Ini pertama kali juga yang namanya Liga dengan PSSI telah bersepakat. Makanya saya kemarin kecewa ketika ada klub yang tidak melepas pemainnya," kata Erick Thohir di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/6/2023).
"Pemainnya ada di Indonesia tapi tidak melepas. Nanti setelah pertandingan ini saya akan perkuat aturannya," jelas eks presiden Inter Milan itu.
Lebih lanjut, Ketum PSSI ini mengaku akan membuat aturan yang mengharuskan tim nasional lebih baik dari klub. Namun, kompetisi juga harus baik sehingga dibutuhkan komitmen.
Erick Thohir menjelaskan tidak bisa menyamakan Timnas Indonesia dengan negara-negara di luar negeri. Sebab, pemain-pemain di luar negeri sudah terbukti kualitasnya.
"Kalau klub-klub dan pelatih asingnya sangat bagus, kita mau ada kesepakatan liga dan tim nasionalnya ini lebih bagus. Dua tiga hari sebelum fifa matchday (pemain) kita harus berkumpul," jelasnya.
Baca Juga: Persis Solo Akui Keunggulan Jeonbuk Hyundai Motors 1-2 di Laga Uji Coba
"Kami bukan negera Eropa, kita perlu waktu berkumpul, sehingga ini bisa mendorong industri secara olahraga dan seiring dengan prestasi," pungkasnya.