Pelarian buron Rihana dan Rihani, kakak beradik kembar yang terlibat dalam kasus penipuan dengan modus iPhone murah akhirnya berakhir. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil menangkap Rihana dan Rihani, di Apartemen M Town Residences Gading Serpong, Kabupaten Tangerang pada Selasa (4/7/2023).
Polda Metro Jaya, melalui tim khusus di bawah koordinasi Wadirreskrimum AKBP Imam Yulisdiyanto, berhasil mengamankan kedua tersangka. Kombes Pol Hengki Haryadi, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa Rihana dan Rihani saat ini sedang dalam perjalanan menuju Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) merekomendasikan keterlibatan Densus 88 Antiteror Polri dalam penangkapan Rihana dan Rihani, mengingat perilaku mereka yang dianggap melecehkan institusi kepolisian. IPW juga mendorong penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melindungi atau membantu pelarian kedua tersangka.
"Kapolda Metro Irjen Karyoto harus bertindak untuk meminta bantuan Densus 88 dalam menangkap “si kembar" Rihana dan Rihani. Hal ini dilakukan, seperti inisiatif Kabareskrim Komjen Agus Andrianto yang ingin melibatkan Densus 88 untuk memburu Dito Mahendra yang telah melecehkan pihak kepolisian setelah dipanggil dua kali oleh Bareskrim Polri tidak pernah datang," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso kepada wartawan, Minggu (2/7/2023).
Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini, mengumpulkan 13 laporan terkait penipuan ini dari berbagai wilayah. Hengki menjelaskan bahwa penanganan kasus ini diambil alih oleh Polda Metro Jaya karena melibatkan banyak korban dan kerugian yang mencapai miliaran rupiah. Tim khusus sedang menyelidiki kasus ini dengan tekun dan bertekad menangkap semua pelaku terlibat.
Hengki menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak akan diintervensi oleh pihak manapun, dan pihak kepolisian akan terus mengejar para pelaku hingga mereka tertangkap. Informasi juga mencuat bahwa Rihana dan Rihani diduga terlibat dalam kasus penggelapan mobil rental, yang membuat mereka semakin dicari oleh pihak berwajib.
"Jadi sedang kita petakan, kita satukan penyidikannya kita buat tim khusus di jajaran Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan saat ini sedang dalam penyelidikan, sedang kita kejar," katanya.
Kasus penipuan dengan modus iPhone murah yang dilakukan oleh kakak beradik kembar ini semakin terkuak, dan polisi bertekad untuk menuntaskan kasus ini serta mengembalikan kerugian kepada para korban. Informasi terkait adanya keterlibatan seorang polisi pangkat AKBP dalam kasus ini juga sedang diselidiki untuk memastikan kebenarannya.
Baca Juga: Protes Pembakaran Al Quran di Swedia, Pemain Liga Irak Bawa Kitab Suci ke Lapangan